Cara menyimpan kelapa parut, kelapa parut ini merupakan salah satu bahan masakan yang mudah basi jika tidak segera digunakan. Kelapa parut ini akan mudah rusak atau basi jika kalian membiarkan kelapa parut pada suhu ruangan dengan jangka waktu yang cukup lama.
Agar kelapa parut ini tidak mudah basi diperlukan perlakuan khusus. Kalian perlu menyimpan kelapa yang sudah diparut ini di tempat yang pas untuk kelapa parut agar tidak basi.
Kelapa parut ini nantinya akan digunakan sebagai bahan olahan makanan ataupun diambil sarinya untuk digunakan sebagai santan. Kalian dapat mengunjungi Cara Memeras Kelapa Menjadi Santan untuk tahu caranya.
Pada artikel ini akan dipaparkan secara singkat tentang cara menyimpan kelapa parut agar tidak basi.
Cara Menyimpan Kelapa Parut
Berikut beberapa cara untuk kalian menyimpan kelapa parut agar tidak cepat basi. Kalian bisa menerapkan cara ini di rumah agar kelapa parut yang kalian punya tidak cepat basi.
1. Bekukan Kelapa Parut
Hal pertama yang dapat kalian lakukan untuk agar kelapa parut tidak cepat basi ini adalah dengan membekukan kelapa parut. Dengan cara, kelapa yang sudah diparut buat menjadi bulat – bulat dengan tangan yang bersih. Jika kelapa parut terlalu kering tambahkan sedikit air.
Kemudian simpan kelapa parut yang sudah dibulat-bulat tadi ke dalam wadah. Lalu masukkan ke dalam freezer. Kalian bisa menggunakan kelapa parut ini sewaktu-waktu dengan mencaikan terlebih dahulu kelapa parut.
Dengan cara ini kelapa parut dapat bertahan selama 2 hingga 3 bulan. Cara ini juga dapat memudahkan kalian dalam memasak dalam jumlah yang kecil.
2. Kelapa Parut Jangan Dicampur dengan Air
Jika cara sebelumnya kalian perlu mencampurkan air untuk membekukan kelapa parut, tetapi sebaliknya jika tidak kalian bekukan jangan sampai kelapa parut ini tercampur dengan air.
Karena jika kelapa parut ini terkena air kemungkinan besar air akan mudah mencampurkan bakteri ke kelapa parut, hal tersebut dapat mengurangi kualitas serta kesegaran kelapa parut.
3. Segera Bagi-bagi Kelapa Parut
Cara selanjutnya adalah dengan membagi kelapa parut ke beberapa bagian yang sama besar atau sesuai dengan selera kalian. Cara ini bertujuan agar kalian mudah dalam penggunaan kelapa parut saat akan digunakan suatu hari.
Karena mengeluarkan dan memasukkan kelapa parut yang sudah cair ini dapat merusak kualitas kelapa parut.
4. Simpan di Plastik tertutup
Kemudian kalian juga bisa menyimpan kelapa parut ini ke dalam plastik yang tertutup. Kalian perlu menyiapakan plastik yang mudah diikat ataupun disegel, agar kelapa parut tidak tercemar dengan udara di dalam kulkas ataupun freezer.
Juga kalian perlu memastikan jika plastik yang digunakan dapat tertutup dengan rapat. Buat kelapa parut dalam keadaan rata atau pipih saat dimasukkan ke dalam plastik agar saat di freezer mudah untuk ditata.
Cara ini dapat membuat kelapa parut bertahan selama 4 hingga 7 hari jika kalian menggunakna kulkas biasa untuk menyimpan, tetapi jika menggunkan freezer kelapa parut ini dapat bertahan hingga 6 bulan.
5. Keringkan Kelapa Parut
Terakhir adalah dengan cara dikeringkan. Cara dikeringkan ini sebenarnya juga cukup memudahkan untuk banyak bahan olahan makanan. Termasuk juga kelapa parut ini.
Kalian bisa mengeringkan kelapa parut dengan dehidrator, kemudian simpan kelapa parut dalam wadah yang kedap udara.
Cara di atas dapat kalian terapkan di rumah jika kalian memiliki kelapa parut sisa yang tidak kalian gunakan saat itu juga. Cara di atas juga merupakan beberapa cara mudah yang dapat kalian lakukan.
Kelapa parut ini kalian dapat dari hasil kelapa yang diparut dengan mesin parut kelapa maupun dengan memarut kelapa secara manual.
Itulah tadi beberapa cara yang dapat kalian lakukan untuk menyimpan kelapa parut. Harapannya semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi semua pembaca. Terimakasih!
Sebagai seorang penulis di irdresearch.com, saya memiliki ketertarikan yang kuat terhadap perkembangan teknologi, khususnya dalam dunia IT. Saya senang belajar hal-hal baru dan dengan antusiasme berbagi wawasan tentang bisnis serta tips terkini kepada pembaca.