Rahasia Resep Kue Nastar Agar Lembut Tidak Hancur

Nastar merupakan salah satu kue kering favorit saat festival, seperti Idul Fitri dan Natal. Nastar yang baik tentu tidak sulit. Jika berhasil, Nastal tidak akan suka menggigit dan menelan. Nastal yang enak lembut tapi tidak rapuh. Nah, daripada berbelanja di luar, biarkan diri Anda di rumah. Nastar juga bisa kita buat selezat bakery, dan tentunya hasilnya sangat empuk. Artikel hari ini kita membahas rahasia resep kue nastar agar lembut tidak hancur.

Rahasia Buat Nastar Tidak Keras

1. Perbandingan margarin dan mentega

Menggunakan mentega di Nastar bisa menghaluskan hasilnya. Tapi kita juga butuh margarin. Masalahnya, jika hanya menggunakan mentega, nasdat akan menjadi terlalu empuk dan rapuh. Jika demikian, nastar yang sudah jadi tidak bisa disimpan di dalam toples.

Untuk ini, kita harus menambahkan sedikit margarin. Perbandingan keduanya adalah 80:20, yang mengandung 80 mentega dan 20 margarin.

2. Mentega harus dingin

Sebelum menggunakan mentega, jangan lupa menyimpan mentega di lemari es. Karena mentega memiliki titik leleh yang tinggi. Jika tidak dingin, mentega akan meleleh dan membuat Nastar basah. Untuk ini, mentega harus dikocok dingin.

3. Penambahan maizena

Penting juga untuk menggunakan tepung maizena pada nastar, voila! Tepung jagung dapat membuat nastar lembut dan lembut, tetapi tidak mudah pecah. Jadi perhatikan kandungan tepung maizena di resepnya ya!

4. Dinginkan di cooling rack

Faktanya, apa pun jenis kue keringnya, yang terbaik adalah memasaknya dan meletakkannya di rak pendingin untuk mendinginkannya. Penggunaan rak pendingin sangat penting karena dapat mendinginkan pastry dari atas dan bawah. Oleh karena itu, jika nastar tidak disimpan di rak pendingin, bagian bawahnya bisa basah. Masalahnya adalah panas di bagian bawah tidak bisa dihamburkan dengan baik. Jika demikian halnya, Nastar mudah dihancurkan.

7 Kesalahan Dalam Membuat Nastar

1. Memakai selai nanas dalam kemasan

Langkah pertama dalam membuat resep nastar adalah membuat selai nanas. Mengapa? Karena yang terbaik adalah membuat selai nanas, kita dapat menentukan konsistensi nastar yang tepat. Jika dibeli di supermarket, tekstur selai cenderung encer dan rasanya terlalu manis. Padahal, jika rasa manis dan asamnya seimbang, selai nanas rasanya paling enak dan memiliki konsistensi yang cukup kental. Jadi luangkan waktu untuk melakukannya sendiri.

2. Hanya pakai mentega yang biasa saja

Tentu kita menginginkan Idul Fitri yang terbaik, apalagi jika kita ingin berjualan Nastar atau mengantarkannya kepada tamu. Nah, mentega inilah yang berperan penting dalam cita rasa dan tekstur nastar. Jika memilih mentega biasa, rasa nastal akan normal. Pilih mentega berkualitas tinggi yang harganya mahal. Selain itu, jangan hanya menggunakan mentega untuk adonan Nastard. Campur mentega dan margarin dengan perbandingan 1: 2. Misal, jika Anda menggunakan 50 gram mentega, Anda membutuhkan 100 gram margarin. Dijamin setelah digigit dan meleleh di mulut, hasilnya bakal renyah!

3. Tidak pakai gula halus

Padahal, gula rafinasi lebih cepat larut dibanding gula pasir. Jika kita menggunakan mixer untuk mengaduk, kita khawatir gula yang tersisa di dasar mangkuk tidak akan tercampur. Karena itu gunakan gula rafinasi agar bisa cepat tercampur. Jika belum, Anda bisa menggiling gula dengan blender terlebih dahulu.

4. Lama mengaduk adonan dengan tangan

Kunci untuk memanggang kue adalah menguleni adonan. Kami sangat senang, kami suka mengaduk adonan terlalu lama. Hal ini biasanya membuat biskuit terasa tidak nyaman, karena suhu tangan Anda akan melelehkan mentega pada adonan tanpa Anda sadari. Oleh karena itu, aduk adonan hingga cukup kalis. Coba gunakan spatula untuk mengaduk adonan untuk meminimalkan kontak tangan pada adonan.

5. Kulit adonan tipis, selainya kebanyakan

Dulu saya kesulitan mengukur selai nanas di dalam adonan. Dulu saya memasukkan terlalu banyak, jadi terlalu kenyal dan lengket saat dimasak. Karena itu, pastikan takaran selai nanas lebih sedikit dari takaran adonan kue. Cara mudahnya adalah dengan memotong selai nanas menjadi bola-bola kecil. Sudut-sudut bulat adonan kue lebih besar dari pada selai nanas, kemudian dimasukkan bola selai. Ingat, proses ini harus dilakukan dengan cepat agar adonan tidak menjadi panjang.

6. Mengoleskan kuning telur sepenuhnya pada adonan mentah

Ada tahapan menggosok kuning telur di atas nastar. Dulu saya mengira nastar harus diisi minyak sebelum dimasukkan ke dalam oven. Tapi hasilnya warna nastar saya terlihat pucat dan tidak cantik saat sudah matang sepenuhnya. Untuk membuat kuning tampak berkilau, lakukan dua tahap pemanasan. Pertama, sikat sebelum dimasukkan ke dalam oven. Didihkan, lalu oleskan kembali ke seluruh tubuh. Panggang kembali hingga matang dan tambahkan tadaa, kue nastar akan terlihat kuning mengkilat. Bagaimana kalau membuat keju Nastal? Masih sama, ya. Untuk mencegah produk akhir menjadi terlalu kering, taburi keju selama langkah memanggang kedua.

7. Memanggang dengan suhu terlalu tinggi

Cookies telah dipanggang, tetapi apakah sudah retak? Kami menyarankan Anda untuk memeriksa kembali suhu pemanggang. Biasanya kue kering (termasuk nastar) hanya membutuhkan 150-160 derajat Celcius untuk melengkapi masakan yang sempurna dengan tekstur yang lembut. Oleh karena itu, memanggang dengan suhu tinggi tidak menjamin memasak cepat, ha.

Sekian artikel hari ini tentang rahasia resep kue nastar agar lembut tidak hancur, jika anda ingin membuat makanan lain yang cocok untuk teman cemilan anda bisa membuat keripik tempe sebagai teman cemilan anda. Resep keripik tempe sangat gampang untuk dibuat dirumah, sekian dan terima kasih.