Categories
Uncategorized

Peluang Bisnis Tanaman Hidroponik Yang Sangat Menguntungkan

Sekecil apapun bisnis tersebut, maka Anda adalah bos, bukan karyawan. Karena tidak bekerja untuk orang lain. Namun, terjun ke dalam dunia bisnis memang  susah-susah gampang.

Banyak tantangan yang harus Anda lalui agar bisnis tersebut menjadi besar. Memilih ide bisnis juga tidak bisa sembarangan loh. Jika Anda sembarangan membuat bisnis begitu saja tanpa persiapan yang matang.

memperhatikan peluang pasar dan sasaran, maka bisnis tersebut akan kehilangan arah. Salah satu bisnis yang sedang marak dijalankan adalah bisnis tanaman hidroponik.

Bisnis tanaman hidroponik ini muncul sebagai solusi bagi Anda yang ingin berbisnis tanaman namun memiliki luas tanah yang terbatas.

Tidak heran jika bisnis ini banyak ditekuni oleh warga perkotaan yang notabene memang mempunyai keterbatasan lahan terbuka.

 

Bisnis Tanaman Hidroponik Yang Menguntungkan

Meskipun lahan tanamannya sempit, bukan berarti bisnis tanaman hidroponik ini tidak menjanjikan. Jika Anda ulet dalam menekuninya bahkan Anda bisa mendapatkan keuntungan hingga Rp50 juta.

 

Apa Sih Bisnis Tanaman Hidroponik Itu?

Bisnis tanaman hidroponik merupakan bisnis tanaman sayur atau buah-buahan yang dilakukan pada lahan yang sempit.

Berbeda dengan bisnis tanaman pada lahan konvensional, di sini Anda menggunakan media tanam khusus agar dapat tumbuh dengan baik pada lahan yang terbatas.

bisnis tanaman hidroponik

 

Bisnis tanaman dengan cara hidroponik sudah sangat populer saat ini. Selain itu, masyarakat juga semakin sadar dengan gaya hidup sehat yang banyak dikampanyekan.

Seperti mengkonsumsi makanan hijau, menanam tanaman hingga berolahraga. Maka tidak heran, jika bisnis ini merupakan bisnis yang memberikan keuntungan menjanjikan.

Selain menjual hasil dari tanaman, seperti buah dan sayur-sayuran. Anda juga bisa menjual berbagai peralatan menanam yang juga banyak diminati.

 

Keuntungan Tanaman Hidroponik

Manfaat dari tanaman hidroponik ini adalah sebagai salah satu upaya penghijauan di lingkungan sekitar rumah.

Selain sebagai penghijauan, tanaman hidroponik juga dapat dijadikan bisnis yang cukup menjanjikan. Bahkan keuntungan menjalankan bisnis ini bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Peluang berbisnis ini juga cukup besar, karena saat ini banyak orang khususnya di perkotaan, yang telah sadar akan gaya hidup sehat.

Gaya hidup sehat ini dapat diawali dengan menjaga kehijauan lingkungan rumah, seperti memanfaatkan halaman maupun ruang terbuka lainnya sebagai tempat untuk berkebun.

Selain dapat dikonsumsi sendiri, hasil dari penanaman tanaman ini juga bisa dijual hingga memberikan penghasilan tambahan. Aktivitas berkebun juga merupakan kegiatan positif yang bisa dilakukan saat waktu luang.

Banyak pengusaha sukses tanaman hidroponik ini berawal dari hobi mereka menanam dan merawat tanaman. Siapa sangka jika hobi tersebut dapat membuatnya mendulang keuntungan hingga puluhan juta rupiah.

Bahan/Modal Utama Dalam Bisnis Tanaman Hidroponik

Meskipun bisnis tanaman hidroponik ini dapat dilakukan di lahan yang terbatas, seperti halaman rumah Anda. bukan berarti menjalankan bisnis ini tanpa modal ya.

Setidaknya, Anda memerlukan bibit tanaman, media tanam hingga berbagai perlengkapan perawatan tanaman lainnya.

Namun, perlu Anda ketahui bahwa harga jual dari tanaman hasil kebun hidroponik ini memiliki selisih yang lumayan, sehingga dalam jangka waktu yang tidak lama modal yang Anda keluarkan bisa segera ditutupi.

Untuk mengetahui perbedaan harga jual antara tanaman hidroponik dan konvensional, berikut ini adalah daftar beberapa produknya.

  • Selada kelapa harga jual Rp8.500 per sayuran.
  • Selada coy  harga jual Rp8.500 per sayuran.
  • Selada keriting harga jual Rp8.500 per sayuran.
  • Pakcoy yang harga jual Rp7.500 per sayuran.

Melihat beberapa harga tanaman hidroponik di atas, bisa Anda bandingkan bahwa harga dari produk tanaman hidroponik dan konvensional ini memiliki selisih yang cukup besar.

Maka tidak heran jika omzet dari usaha tanaman ini bisa mencapai puluhan juta rupiah. Setelah melihat daftar harga jual tanaman hidroponik di pasaran, maka selanjutnya Anda perlu menghitung modal awal untuk menjalankan bisnis ini.

Perlu Anda garis bawahi, bahwa dalam menjalankan Anda tidak memerlukan media tanam konvensional, yaitu tanah.

Karena tanaman hidroponik membutuhkan media tanam adalah air yang bernutrisi. Dalam sistem penanaman hidroponik ini, air yang digunakan memang bukan sembarang air.

Air tersebut diisi dengan nutrisi yang dapat membuat tanaman tumbuh dengan subur dan memiliki kualitas yang baik.

Makanya, dalam penanaman hidroponik ini, Anda tidak memerlukan pestisida untuk merawatnya, karena tanaman yang ditanam tidak akan diserang oleh hama tanaman maupun penyakit.

Untuk dapat menanam dengan cara hidroponik ini, Anda harus melakukan instalasi hidroponik dengan budget lebih dari Rp50 juta.

 

Hasil Pengamatan Bisnis Tanaman Hidroponik

Sebagai contoh, Anda ingin menanam sayuran pakcoy, maka luas lahan yang diperlukan kurang lebih 150 m2.

Lahan tersebut adalah lahan yang digunakan untuk penanaman, sedangkan lahan instalasi hidroponik memerlukan luas tanah kurang lebih 100m2.

Adapun jumlah populasi tanaman yang ditanam bisa mencapai 11.200 tanaman. Waktu yang dibutuhkan untuk menanam sayuran pakcoy hingga panen adalah 28 sampai 30 hari.

Jika dalam satu kilogram pakcoy berisi 16 buah sayuran dan harga sayuran pakcoy hidroponik mencapai angka Rp40.000-an.

Maka Anda tinggal mengkali keduanya. Belum lagi jika sayuran pakcoy dijual dalam bungkus 25 gram, tentu keuntungan yang didapatkan akan lebih banyak.

Apakah Anda sudah siap memulai bisnis tanaman hidroponik tersebut? Jangan lupa perhatikan kondisi keuangannya juga ya!