Cara Pembuatan Plastik Yang Menarik Untuk Anda ketahui

Salam sejahtera untuk kita semua dimanapun berada. Semoga selalu sehat walafiat.Pada artikel kali ini saya akan menjelaskan cara pembuatan plastik. Jangan lupa dibaca hingga akhir ya.

Yang pertama kita akan membahas bagaimana sih cara pembuatan plastik?. Kita akan membahas apa itu plastik terlebih dahulu.

Pengertian

Pengertian dari plastik ialah jenis makromolekul yang dibentuk bersamaan dengan proses polimerisasi. Nah kalian mesti bertanya apaa itu polimerisasi??.

Polimerisasi merupakan sebuah proses penggabungan beberapa molekul sederhana (monomer) melewati proses kimia jadi molekul besar (polimer atau makromolekul).

plastik menurut Surono (2013) adalah sebuah senyawa polimer yang unsur susunan utamanya ialah karbon dan hidrogen.

Jika tepapar panas, bahan yang terbebuat dari bahan polimer ini bisa dibentuk ke berbagai bentuk sesuai yang kita butuhkan.

Plastik ini merupakan salah stu benda yang mudah yang terbakar sehingga risiko kebakaran tinggi.

Asap yang dihasilkan dari pembakaran benda berbahan dasar plastik ini sangat berbahaya. Karena, plastik sendiri mengandung gas-gas beracun semisal karbon monoksida (CO) dan hidrogen sianida (HCN).

Hasil pembakaran plastik ini pun bisa menjadi salah satu memicu penyebab terjadinya pencemaran udara.

Plastik ini merupakan benda yang sangat sulit diurai oleh mikroorganisme. pada saat plastik ini dibuang ketanah, plastik akan menjadikan penurunan populasi fauna yang ada didalam tanah.

Dikarenakan plastik menyebabkan menurunnya mineral, baik organik maupun anorganik yang ada didalam dalam tanah tersebut.

Fauna yang berada di dalam tanah juga sulit mendapatkan oksigen (O₂). Dikarenakan plastik merupakan benda yang tidak dapat diurai dan menghalangi lubang udara.

Di negara kita sendiri, indonesia, pada tahun 1960 an perindustrian plastik menjadi bidang industri yang paling berkembang pesat pada saat itu.

Perkembangan industri plastik mengalami penurunan dari waktu ke waktu dipengaruhi oleh beberapa hal.

Ada beberapa kendala yang menyebabkan terjadinya penurunan perkembangan industri plastik di indonesia salah satunya, karena bahan baku pembuatan plastik yang masih diimpor dari luar negeri.

Dan bahan dasar yang sangat utama dan dibutuhkan dalam pembuatan plastik berasal dari minyak bumi tidak dapat diperbarui.

Namun, tidak bisa kita hindari, keberadaan plastik disekitaran kita saat ini pun masih banyak. Hal itu karena berbagai macam tuntutan kebutuhan manusia sendiri pada plastik.

Misalnya, sebagai kantong belanja, bungkus makanan dan wadah minuman, dan masih banyak yang lainnya.

Nah artikel diatas kalian sudah tau apa itu “plastik”. Nah jika kalian sudah mengetahui apa itu plastik, langsung saja kita bahas cara/proses pembuatan plastik.

Proses pembuatan plastik

Plastik tidak akan muncul begitu saja dengan sendirinya, plastik perlu melalui proses demi proses  pembuatan sebelum nantinya bisa digunakan sebagai alat atau barang yang  yang bermanfaat.

Bahan utama dalam proses pembuatan plastik adalah biji plastik. Nah kalian pasti belum tau apa itu biji plastik kan??. Dari pada kalian penasaran saya jelaskan langsung apa itu biji plastik.

Biji plastik pada umumnya berupa butiran-butiran berwarna bening dan biji plastik berbahan dasar dari bahan kimia yang bernama styrin monomer.

Biji plastik terbagi dua yaitu yang asli dan yang daur ulang. Biji plastik yang terbuat asli dari styrin monomer harganya mahal dan biji plastik asli seperti ini, di negara kita masih import dari luar negeri.

Ada juga biji plastik terbuat dari biji plastik yang didaur ulang. Biji plastik daur ulang adalah salah satu hasil daur ulang.

Sampah-sampah plastik yang dipisahkan dan dicacah sesuai dengan jenis plastik tersebut lalu didaur ulang menurut jenisnya.

Nah untuk lebih lengkapnya tentang cara pembuatan plastik. Kalian bisa langsung saja membaca dan memahami artikel di bawah ini.

Tata cara pembuatan plastik
  • Injection Molding
  • Ekstrusi
  • Thermoforming
  • Blow Molding

Injection Molding
Pada tahap awal kalian dalam proses pembuatan plastik, maka plastik pada masa ini masih berupa biji plastik. Sesudah itu biji plastik itu dimasukkan ke dalam sebuah tabung.

Tabung yang akan dimasukki biji plastik ialah tabung yang memiliki pemanas. Didalam tabung akan terjadi sebuah proses pelelehan biji plastik dengan sekrup yang berada dalam tabung tersebut.

Nantinya sesudah biji plastik tadi dilelehkan didalam tabung yang memiliki pemanas, maka lelehan dari biji  plastik ini akan dituang ke dalam cetakannya.

Soal bentuk dari cetakan tersebut bisa disesuaikan dengan keingginan kalian dalam memproduksi plastik pada industri kalian.

Ekstrusi
Tahap kedua Proses pengolahan biji plastik yang disebut  ekstrusi ini merupakan proses dimana lelehan biji plastik itu ditekan terus menerus.

Dengan cara demikian biji plastik bisa mengurangi tingkat kekasaran lelehan biji plastik dan menjadikan biji plastik lebih lebur dan halus.

Thermoforming
Langkah ketiga ini lelehan biji plastik yang telah berubah menjadi lempengan atau lembaran yang kemudian nanti setelah ini akan dipanaskan kembali.

Dengan dimasukkan ke dalam sebuah cetakan yang  lainnya. Pada tahapan ketiga  ini tidak memakan waktu yang begitu  lama untuk menyelesaikan dan  melanjutkan ke tahapan selanjutnya.

Blow Molding
Pada tahap tata cara pembuatan plastik yang terakhir ini, lelehan dari biji plastik yang sudah membentuk bentuk lain.

Yaitu pipa ini akan ditiup dengan cara  terus-menerus ke cetakan selanjutnya. Dan kemudian terbentuklah plastik yang siap untuk  dibentuk.

Selain siap untuk dibentuk juga siap untuk dilakukan proses seterusnya agar menjadi sebuah benda yang berguna dan bermanfaat untuk kehidupan manusia.

Jadi gimana nih apa sudah paham dengan proses atau tata cara pembuatan plastik??. Jika kalian pahami dengan seksama maka kalian akan paham dengan artikel diatas.

Nah sebagai tambahan pada artikel kali ini saya akan membagikan sebuah penjelasan mengenai dampak positif dan negatif dari plastik.

Sebelum kalian memproduksi sebuah benda atau barang tentu saja kalian harus mempertimbangkan dampak yang dihasilkan dri benda yang kalian produksi tersebut.

Baik dampak negatif maupun dampak positif yang dihasilkan dari barang yang diproduksi.

Yang pertama adalah dampak positif dari plastik. plastik juga mempunyai dampak positif. Semisal penggunaan plastik dalam kehidupan sehari hari sangatlah praktis.

Plastik pun harganya sangat terjangkau dibanding tas tas belanja yang dijual ditoko-toko. Dan plastik pu tidak perlu dicuci untuk dipakai lagi karena plastik sesudah dipakai biasanya dibuang.

Dan hasil dari sampah plastik tersebut bisa didaur ulang menjadi bahan atau barang yang menarik ditangan orang-orang yang berkreativitas tinggi.

Nah sekarang dampak yang kedua atau sisi negatif dari plastik itu sendiri. Plastik sangatlah tidak baik untuk kehidupan dibawah tanah. Karena plastik merupakan beda yang sulit diurai.

Kalian beranggapan bahwa kenapa tidak dibakar saja?. Jadi begini jika plastik kalian bakar maka akan menghasilkas asap yang tidak sehat untuk makhluk hidup yang menghirup udara bercampur asap.

Kenapa tidak dibuang disungai dan dilaut??. Jika dibuang disungai Bisa menyebabkan banjir karena air terhalang oleh tumpukan sampah.

Jika pun sampah sudah sampai dilaut sangat akan membahayakan makhluk hidup yang ada dilaut. Hanya demikian artikel saya pada kali ini.Semoga bermanfaat bagi kalian ya.