Cara Membuat Paving Block dengan Mutu K 300

cara membuat paving block - paving block

Pada artikel ini saya akan menjelaskan proses cara membuat paving block dengan mutu K300. Pasti anda bertanya-tanya apa itu mutu K 300?. Jika anda belum mengetahuinya, akan saya jelaskan apa itu mutu K 300 secara singkat.

 

Mengapa Disebut Paving Block K 300?

Paving block mutu K 300 maksudnya adalah paving block yang diproduksi dengan standar bahan baku atau komposisi yang sesuai dengan takaran untuk mencapai K 300. Artinya, hasil dari elemen ini akan mampu menahan tekanan mulai dari 300 kg/cm2. Caranya adalah dengan melakukan beberapa proses produksi untuk mencapai kekuatan ini.

Proses naiknya kekuatan beton dari nol hingga mencapai K 300 memerlukan perbandingan bahan-bahan dasar yang sesuai SNI dan menunggu hingga 28 hari pada saat pengeringan. Selama proses ini, tentu bukan hanya dikeringkan atau sekedar dijemur saja, tetapi juga harus disiram minimal 3 kali sehari. Kemudian, dikeringkan kembali di tempat yang sejuk atau di suhu yang tidak terlalu panas.

Pasti banyak pertanyaan, mengapa harus menunggu hingga 28 hari sampai bisa di promosikan dan jual paving block K 300? Sebab, umur beton tidak bisa ditunggu menggunakan detik, menit, atau bahkan jam. Paving block menggunakan komposisi semen sebagai alat pengeras, sementara semen selalu bekerja apabila selalu disiram dan keringnya merata. Maka, paving block harus melalui proses ini selama 28 hari untuk mencapai mutu K 300. Mutu K 300 ini biasa digunakan untuk menahan beban yang agak berat, seperti jalanan komplek, halaman rumah, atau parkiran.

 

Cara Membuat Paving Block K 300

cara membuat paving block - mesin press batako dan paving block

Adapun alat dan bahan yang diperlukan untuk proses cara membuat paving block dengan menggunakan mesin press hidrolik adalah sebagai berikut :

Alat dan Bahan :

  • Semen portland

  • Pasir yang telah diayak

  • Abu batu

  • Air

  • Kotak adukan adonan paving block

  • Mesin press batako dan paving block

  • Sekop

Langkah-Langkah Cara Membuat Paving Block dengan mutu K 300

  1. Menyiapkan pasir yang halus atau pasir yang sudah di ayak terlebih dahulu,

  2. Sisa pasir yang sudah difilter dicampur dengan semen kemudian diaduk hingga merata lalu ditambahkan air secukupnya.

  3. Campuran sisa pasir, air dan semen tersebut kemudian diaduk kembali hingga merata untuk selanjutnya siap digunakan sebagai bahan baku pembuatan paving block,

  4. Adukan yang sudah siap untuk digunakan lalu ditempatkan di mesin press batako dan paving block dengan menggunakan sekop. Dalam waktu yang bersamaan boleh ditambahkan pasir hasil hasil filter tadi,

  5. Dengan menggunakan lempengan besi khusus, adukan paving block dipress atau ditekan hingga padat dan merata. Pemadatan ini-lah yang akan menentukan mutu dari paving block yang dihasilkan

  6. Paving block yang baru dicetak kemudian dikeluarkan dari mesin cetak dengan cara menempatkan potongan papan di atas seluruh permukaan mesin pencetak batako dan paving block,

  7. Lalu papan tersebut akan keluar secara otomatis menggunakan conveyor pallet transfer, sehingga paving block yang baru cetak tersebut keluar dari alat cetaknya,

  8. Proses berikutnya yaitu proses curing dan pengeringan. Paving block mentah atau baru cetak dijemur dibawah terik matahari atau dianginkan untuk jangka waktu beberapa hari. Paving block harus disiram secara rutin pada masa perawatan selama 28 hari sehingga didapat paving block yang sudah matang dan siap untuk dipasarkan.

 

Mudah bukan cara membuat paving block dengan mutu k300? Mesin press batako dan paving block memang memudahkan seseorang dalam proses pembuatan paving block setra kualitas paving yang dihasilkan-pun lebih baik dibandingkan dengan pembuatan paving block secara manual. Hal ini disebabkan karena daya tekan / press dari mesin cetak lebih kuat dibandingkan daya tekan dari manusia pada pembuatan paving block secara manual. Sekian artikel yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat.