Categories
Uncategorized

Cara Membuat Odading Mang Oleh

Cara Membuat Odading

Resep Odading, Camilan Tradisional yang Enak Disantap Bersama Kopi : Okezone Lifestyle

Halo teman teman semua udah berapa lama nih dirumah? kita buat cemilan  aja yuk buat ngemil dirumah. nah pada kesempatan ini kita akan membahas Cara Membuat Odading. pasti sudah gak asing dong kalian dengan yang namanya Odading? Ya, Odading Mang Oleh yang viral karena video promosinya yang kocak dan menghibur di media sosial membuat Odading ini sangat dicari banyak orang.

Cara membuat dan bahan-bahan yang diperlukan :

Bahan-bahan :

  • Tepung terigu protein sedang – 280 gram
  • Baking powder – 1 1/4 sdt
  • Baking soda – 1/2 sdt
  • Telur – 1 butir
  • Susu cair – 110 gram
  • Minyak – 20 ml
  • Gula pasir – 4 1/2 sdm
  • Garam – 1/2 sdt
  • Susu bubuk – 1 sdm
  • Wijen putih – 20 gram
  • Minyak goreng secukupnya

Cara bikin Odadingnya :

1. Campur susu cair, gula, dan telur. Aduk hingga gula larut. lalu tambahkan minyak. kamu bisa menggunakan kuning telur saja untuk hasil roti lebih lembut.

2. Siapkan mangkuk lain. campur tepung terigu, susu bubuk, garam, baking soda, dan baking powder. aduk menggunakan sumpit. tuangkan bahan cair sedikit demi sedikit, aduk kembali pakai sumpit. pastikan semua bahan menyatu dan adonan agak basah.

3. Uleni adonan sampai permukaannya halus, tidak perlu sampai kalis. masukkan adonan dalam wadah, tutup pakai plastic wrap atau lap bersih. istirahatkan selama 5-6 jam pada suhu ruang. alternatif lain, istirahatkan selama 2 jam pada suhu ruang. lanjutkan simpan di kulkas semalaman. proses ini membuat hasil akhir roti lebih maksimal.

4. Oleskan minyak ke talenan, rolling pin, dan tangan. letakkan adonan di atas talenan. pipihkan memanjang dengan tebal 1 cm. semprot atau olesi sedikit air di permukaan adonan. lalu taburi dengan wijen.  kembali tipiskan adonan sekitar 0,5 cm. adonan harus digiling tipis agar dapat mengembang. kalau terlalu tebal, hasil akhirnya akan padat.potong adonan dengan ukuran sekitar 4×6 cm atau sesuai selera.

5. Siapkan penggorengan. tuang minyak, panaskan dengan api sedang. masukkan odading. aduk supaya mengembang.

Pelajaran Bisnis Odading

1. Memanfaatkan Teknologi

Viral adalah sebuah fenomena yang terjadi dalam dunia internet. Ada banyak penjual kue odading dan kue sejenisnya di Bandung dan di luar Bandung. Namun, tidak semua penjual tersebut mencoba memanfaatkan teknologi seperti yang dilakukan oleh Ade Londok.

Dalam mempromosikan kue odadingnya tersebut, Ade Londok menggunakan teknologi berupa handphone yang dapat merekam video serta menyebarkannya di media sosial. Keunikan video itu kemudian mendapatkan tanggapan dari para pengguna media sosial lainnya.

2. Pemasaran Tidak Selalu Mahal

Apa yang dilakukan oleh Ade Londok dapat dikategorikan sebagai aktivitas pemasaran. Ridwan Kamil menjulukinya dengan sebutan “S3 Marketing Indonesia”.

Ade Londok menunjukkan bahwa kegiatan promosi tidak selalu mahal atau mengeluarkan biaya untuk memasang iklan hingga membayar food vlogger. Dengan kreativitasnya mengolah kata-kata, Ade Londok melakukan promosi dengan ongkos yang efisien.

3. Peluang Usaha Mikro/Kecil

Dalam persaingan mendapatkan pelanggan makanan, peluang tidak hanya dimiliki oleh usaha berskala menengah atau besar. Usaha mikro atau kecil seperti kue odading Mang Oleh juga memiliki peluang untuk mendapatkan pelanggan yang lebih banyak.

Dalam skala apapun, sebuah usaha atau bisnis memiliki harapan untuk berkembang dan mendapatkan momentum bisnisnya. Berbagai laporan media menyatakan bahwa kue odading Mang Oleh itu sudah ada sejak 20 tahun lalu.

4. Proses ATM

Video kue odading Mang Oleh bukanlah video promosi makanan yang pertama yang ada di internet. Sebelumnya, sudah ada banyak sekali video promosi makanan yang dilakukan oleh food vlogger profesional atau amatir.

Proses yang dilakukan oleh Ade Londok ini sebenarnya adalah proses “amati, tiru dan modifikasi” (ATM). Bukan tidak mungkin, secara tidak sadar, Ade Londok mengamati dan meniru video-video serupa yang sudah beredar terlebih dulu.

Ade Londok kemudian memodifikasinya dengan mengolah kata-kata dengan meramu Bahasa Indonesia, Bahasa Sunda bahkan bahasa Inggris. Ditambah dengan faktor keberuntungan, video kue odading “Iron Man” menjadi viral dan mengundang orang untuk membeli produk itu.