Cara Membuat Amplang Enak dan Anti Gagal

cara-membuat-amplang

Pada artikel kali ini saya akan memaparkan bagaimana cara membuat amplang enak dan anti gagal yang wajib kalian coba di rumah.

Amplang adalah salah satu makanan ringan tradisional Indonesia yang terbuat dari ikan. Makanan tradisional ini biasanya disajikan di daerah Samarinda. Kemudian lambat laun terkenal di Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan pesisir timur Sabah, Malaysia.

cara membuat amplang

Amplang diproduksi dengan menggunakan bahan dasar daging ikan yang digiling halus. Kemudian dicampurkan dengan tepung tapioka atau tepung sagu serta bahan-bahan lainnya. Ikan yang umum digunakan adalah ikan tenggiri, ikan gabus (haruan), dan ikan belida (ikan pipih). Masing-masing jenis ikan tersebut memiliki ciri khas tersendiri.

Salah satu jenis ikan yang dianggap terbaik untuk membuat amplang adalah ikan belida. Hal ini dikarenakan ikan belida memiliki tekstur daging yang lembut dan rasa yang gurih.

Makanan yang satu ini banyak ditemui di bandara-bandara atau stasiun-stasiun yang ada di Indonesia sebagai salah satu oleh-oleh khasnya. Salah satu hal yang menjadikan amplang menjadi oleh-oleh ikonik adalah rasanya yang enak, gurih, serta harganya yang terjangkau.

Akan tetapi, tahukah kamu jika cara membuat amplang ini cukup sederhana, lho!

Jadi, kamu bisa membuat amplang sendiri dengan sesuka hati dan tentunya tidak perlu sampai jauh-jauh pergi ke bandara atau toko oleh-oleh. Tertarik untuk langsung mencoba cara membuat amplang? Simak artikel ini sampai selesai.

Cara Membuat Amplang Ikan Tenggiri

Tanpa perlu basa-basi lagi, berikut ini akan saya paparkan resep pembuatan amplang  dengan menggunakan bahan utama ikan tenggiri. Kamu bisa siapkan alat tulis untuk mencatat bahan dan langkah-langkahnya, ya!

Bahan-bahan :

  • 500 gr ikan tenggiri yang sudah dihaluskan
  • 21 gr soda kue atau baking soda
  • 1-2 kg tepung tapioka
  • 400 ml air
  • 5 butir telur ayam
  • 40 gr garam
  • 100 gr gula halus
  • 4 liter minyak goreng
  • 27 gr penyedap rasa

Langkah Pembuatan :

  1. Campurkan daging ikan tenggiri, air, penyedap rasa, garam, telur, dan soda kue sampai homogen atau tercampur rata. Diamkan selama ± 15-20 menit.
  2. Masukkan tepung tapioka sedikit demi sedikit, aduk sampai adonan kalis dan bisa digulung.
  3. Adonan siap dicetak sesuai selera (kali ini saya bentuk memanjang dan dipotong-potong sekitar 2cm).
  4. Setelah dicetak kemudian rendam adonan dalam minyak dingin ±30 menit.
  5. Amplang siap digoreng dalam minyak panas selama ± 40 menit dalam api kecil dan selalu diaduk agar panas minyak merata dan amplang matang dengan sempurna.
  6. Setelah matang, angkat dan dinginkan amplang.
  7. Amplang siap disajikan ataupun dikemas.
  8. Selamat mencoba.

Mudah bukan cara membuat amplang dengan ikan tenggiri ini? Agar tidak lupa, catat dan langsung praktikkan di rumah bersama keluarga tercinta ya…

Manfaat Ikan Tenggiri sebagai Bahan Membuat Amplang

cara-membuat-amplang

Pada kesempatan kali ini topik utama saya menjelaskan cara membuat amplang dengan ikan tenggiri. Setelah mengetahui cara membuat amplang dengan ikan tenggiri, saya akan memaparkan tentang manfaat-manfaat dari ikan tenggiri yang digunakan sebagai salah satu bahan dalam pembuatan amplang.

Manfaat dari ikan tenggiri adalah sebagai berikut ini :

1. Mencegah Kanker

Manfaat pertama ikan tenggiri adalah sebagai pencegah kanker. Ikan tenggiri merupakan salah satu jenis ikan di laut Indonesia yang kaya akan kandungan coenzyme Q10, antioksidan, dan  juga asam lemak omega 3.

Nutrisi-nutrisi pada ikan tenggiri ini memiliki manfaat sebagai pencegah penyakit kanker. Hal ini dikarenakan, masing-masing nutrisi tersebut dapat melakukan perlawanan terhadap berbagai faktor risiko kanker.

2. Menurunkan Risiko Diabetes

Manfaat ikan tenggiri yang selanjutknya adalah menurunkan risiko diabetes. Tanpa disangka, asam lemak yang ada dalam ikan tenggiri tidak hanya baik untuk kesehatan jantung, tetapi juga bermanfaat untuk mencegah risiko diabetes.

Pasalnya, asam lemak tak jenuh memiliki peran penting dalam mengontrol kadar gula darah. Maka dari itu, mengonsumsi ikan tenggiri ini dapat membantu untuk menurunkan risiko diabetes.

3. Mencegah Penyakit Jantung

Salah satu cara untuk mencegah penyakit jantung adalah dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan asam lemak omega-3. Ikan tenggiri termasuk ke dalam salah satu jenis ikan yang mengandung asam lemak omega-3 dalam jumlah yang melimpah.

Tak hanya itu, ikan ini juga memiliki kandungan lemak jenuh yang rendah. Tidak heran jika ikan tenggiri dapat meminimalisir risiko berbagai penyakit jantung, termasuk stroke, aritmia, dan serangan jantung.

Di samping itu, ikan tenggiri juga kaya akan kandungan vitamin serta mineralnya yang mana salah satu mineralnya adalah selenium. Selenium berperan besar dalam menjaga kesehatan jantung kita.

Dalam sebuah penelitian pada jurnal Nutrients dinyatakan jika suplemen selenium memberikan dampak baik terhadap kesehatan jantung. Oleh karena itu, para ahli memberikan saran untuk  periode mengonsumsi ikan yang mengandung asam lemak omega-3  ini paling tidak dua kali dalam seminggu sebagai upaya untuk menurunkan risiko penyakit jantung.

4. Mencegah Anemia

Ikan tenggiri memiliki kandungan zat besi, folat, dan vitamin B12 yang memiliki manfaat dalam pencegahan penyakit anemia. Pada dasarnya, kekurangan salah satu dari nutrisi ini dapat menyebabkan anemia. Kondisi ini sering terjadi pada remaja dan juga anak muda.

Gejala anemia yang seringkali muncul yaitu terjadi kelemahan otot, kelelahan berlebih, gangguan penglihatan, bahkan hingga kemandulan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa penyakit anemia yang terjadi karena disebabkan adanya kekurangan zat besi dan vitamin B12 dapat memengaruhi postur atau ukuran tubuh sehingga terlambatnya masa pubertas pada remaja.

5. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Mengonsumsi ikan tenggiri juga dapat mengambil peran dalam peningkatan sistem imunitas tubuh manusia, sehingga daya tahan tubuh kita menjadi lebih kuat. Hal tersebut dapat terjadi disebabkan karena kandungan asam lemak omega-3 yang ada di dalam ikan tenggiri berperan sebagai agen anti inflamasi yang mengambil peran dalam proses pencegahan berbagai masalah kesehatan.

6. Mencegah Penurunan Fungsi Kognitif

Pertambahan usia dapat menyebabkan Anda mengalami penurunan fungsi kognitif. Fungsi kognitif merupakan fungsi yang berkaitan dengan kemampuan memproses informasi dan berbagai aktivitas mental otak lainnya. Mengonsumsi ikan tenggiri dapat membantu kita untuk mencegah penurunan fungsi kognitif.

Dalam sebuah riset yang dilakukan oleh para ahli terkemuka dari Oxford University menyatakan bahwa EPA dan DHA yang termasuk ke dalam jenis asam lemak omega-3 yang bisa ditemukan dalam ikan tenggiri, memiliki manfaat untuk kesehatan otak.

Para peneliti tersebut menyatakan jika asam lemak omega-3 dapat membantu mempertahankan bahkan mengoptimalkan fungsi kognitif, khususnya pada orang yang menderita penyakit alzheimer. Dengan demikian, untuk mendapatkan manfaatnya, para ahli menyarankan untuk mengonsumsi ikan tenggiri setidaknya satu kali dalam seminggu.

Cara Membuat Amplang Ikan Bandeng

Selain menggunakan ikan tenggiri, kerupuk amplang juga dapat dibuat menggunakan ikan bandeng. Cara membuat amplang dengan ikan bandeng tidak jauh berbeda dengan cara membuat amplang menggunakan ikan tenggiri. Perbedaan mendasarnya hanya terletak pada jenis ikan yang dipakai dalam pembuatan amplang.

Baik langsung saja akan saya jelaskan mengenai bahan-bahan dan langkah pembuatan amplang menggunakan ikan bandeng.

Bahan-bahan :

  • 200 gr ikan bandeng fillet
  • 2 butir telur
  • 1 sdt soda kue
  • 2 sdm gula pasir
  • 400 gr tepung tapioka
  • 6 siung bawang putih (dihaluskan)
  • 1 ½ sdt garam
  • Air secukupnya
  • 1 bungkus penyedap rasa
  • 1 liter minyak goreng

Langkah Pembuatan :

  1. Campurkan telur, garam, penyedap rasa, soda kue, dan gula.
  2. Aduk sampai benar-benar tercampur rata.
  3. Masukkan bawang putih yang sudah dihaluskan, lalu aduk hingga tercampur rata.
  4. Tambahkan ikan bandeng fillet.
  5. Aduk hingga tercampur rata dengan bumbu lainnya.
  6. Tuangkan tepung tapioka kemudian uleni adonan hingga kalis. Tambahkan air sedikit jika dirasa adonan agak kering.
  7. Ambil adonan sedikit demi sedikit.
  8. Bentuk adonan amplang dengan bentuk memanjang kemudian potong kecil-kecil.
  9. Rendam adonan amplang bandeng yang sudah dipotong kecil-kecil ke dalam minyak dingin.
  10. Goreng hingga warna amplang bandeng kuning kecoklatan.
  11. Amplang bandeng siap disajikan.

Kandungan Gizi pada Ikan Bandeng

Ikan bandeng merupakan salah satu ikan yang menjadi sumber protein baik. Pada setiap 100 gram ikan bandeng, terkandung kurang lebih 20 gram protein dan berbagai nutrisi berikut ini:

  • 120 – 150 kalori
  • 150 miligram fosfor
  • 2,8 gr lemak
  • 65 miligram natrium
  • 27 miligram kalium
  • 2 miligram zat besi
  • 20 miligram kalsium
  • Vitamin B
  • 45 mikrogram (mcg) vitamin A
  • Asam lemak omega-3 (EPA dan DHA). Bahkan, kandungan omega-3 pada ikan bandeng bisa dibilang dapat menyaingi kandungan omega-3 pada ikan salmon, ikan tuna, serta ikan tongkol.
Manfaat Ikan Bandeng

cara-membuat-amplang

Sebagaimana yang sudah dipaparkan di atas, bahwa ikan bandeng memiliki banyak kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Berikut ini merupakan manfaat ikan bandeng bagi kesehatan.

1. Mendukung Kesehatan dan Fungsi Otak

Kandungan antioksidan, protein, dan lemak omega-3 yang ada pada ikan bandeng memiliki peran penting dalam memelihara kesehatan tubuh dan juga fungsi kerja otak. Tiga macam nutrisi tersebut diketahui dapat mengoptimalkan atau meningkatkan daya ingat dan konsentrasi, serta mencegah pikun, terutama pada lansia.

2. Menjaga Kesehatan Jantung

Di samping untuk kesehatan otak, omega-3 merupakan salah satu jenis lemak baik yang dapat bermanfaat untuk menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, seperti misalnya penyakit jantung dan stroke. Kandungan omega-3 yang terdapat pada ikan bandeng juga dapat menurunkan kolesterol dan trigliserida yang dapat membahayakan tubuh kita. Selain itu, omega-3 pada ikan bandeng juga dapat mengontrol tekanan darah.

3. Menjaga Kesehatan dan Fungsi Mata

Ikan bandeng memiliki kandungan beragam nutrisi yang memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan mata. Nutrisi tersebut meliputi vitamin A, lutein, omega-3, dan vitamin B.

Dampak baik dari tercukupinya asupan nutrisi tersebut adalah mengoptimalksn fungsi mata. Nutrisi tersebut juga dapat mengurangi risiko terjadinya gangguan pada mata, di antaranya yaitu degenerasi makula dan katarak.

4. Memelihara Kesehatan Tulang dan Gigi

Tidak hanya susu dan produk olahan susu, ikan bandeng juga memiliki kandungan kalsium serta fosfor yang baik bagi kesehatan tulang dan gigi. Selain itu juga dapat menurunkan risiko penyakit tulang, seperti osteoporosis dan rakitis.

Maka dari itu, ikan bandeng dapat dijadikan sebagai salah satu makanan atau camilan pilihan untuk memberikan dukungan atau mengoptimalkan fungsi dan kesehatan tulang kita.

5. Mencegah Anemia

Ikan bandeng menjadi salah satu ikan yang memiliki kandungan zat besi, vitamin B, dan folat yang berperan dalam proses pembentukan sel darah merah di tubuh manusia. Kekurangan nutrisi tersebut dapat menyebabkan berkurangnya produksi sel darah merah yang kemudian memicu terjadinya penyakit anemia atau kekurangan sel darah merah.

Dengan demikian, kebutuhan akan asupan zat besi dapat tercukupi dengan mengonsumsi ikan bandeng atau jenis-jenis makanan lain yang juga kaya akan kandungan zat besi, misalnya telur ataupun daging tanpa lemak.

Selain itu, Anda juga bisa memenuhi kebutuhan zat besi dengan mengonsumsi suplemen zat besi sesuai dengan rekomendasi yang diberikan oleh dokter.

6. Memperkuat Daya Tahan Tubuh

Kandungan protein, vitamin A, dan zat besi yang terdapat pada ikan bandeng memiliki peran dalam pembentukan sel imunitas tubuh sehingga dapat memperkuat daya tahan tubuh. Dengan memiliki daya tahan tubuh atau imunitas yang kuat, tubuh akan sanggup melawan virus penyebab penyakit dan kita pun tidak akan mudah sakit.

7. Memenuhi Keperluan Nutrisi yang Dibutuhkan oleh Ibu Hamil dan Janin

Sudah menjadi hal yang tidak diragukan lagi jika ikan bandeng baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Berbagai nutrisi atau gizi yang terkandung pada setiapa ikan bandeng dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin, serta mencukupi berbagai kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu selama masa kehamilan.

Jumlah porsi dari ikan bandeng yang disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil adalah dua sampai tiga porsi per minggu.

Ikan bandeng menjadi salah satu sumber protein hewani yang baik untuk tubuh. Manfaat ikan bandeng sebagaimana yang sudah dipaparkan di atas akan lebih maksimal jika diimbangi dengan mengonsumsi makanan bergizi lainnya, seperti sayuran dan buah, serta ditambah dengan rutin berolahraga.

Resep Sambal Kerupuk Amplang

Membuat sambal sebagai teman untuk kerupuk amplang bisa dibilang tidak mudah tetapi juga tidak terlalu sulit. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas atau cita rasa dari sambal kerupuk amplang ini. Di antaranya adalah jenis bahan, pemilihan bahan yang segar, sampai dengan cara membuat dan menyajikannya.

Berikut ini akan saya paparkan resep untuk membuat sambal sebagai teman menikmati kerupuk amplang.

Bahan-Bahan :

  • 1 batok kecil gula jawa
  • ½ sdm asam jawa
  • 3 buah cabai rawit
  • ½ sdm terasi bakar/goreng
  • 50 ml air
  • ½ sdt garam

Langkah Pembuatan :

  1. Masukkan semua bahan (gula jawa, asam jawa, cabai rawit, terasi, garam) kecuali air ke dalam cobek. Kemudian ulek hingga halus.
  2. Tambahkan air ke dalam cobek dan aduk hingga rata.
  3. Tes rasa sambal.
  4. Masukkan sambal ke dalam wajan.
  5. Panaskan wajan dengan api kecil.
  6. Aduk terus sampai sambal mengental.
  7. Angkat sambal dari dalam wajan.
  8. Sajikan bersamaan dengan kerupuk amplang.
Tips Menyimpan Amplang agar Tahan Lama dan Tetap Renyah

Tidak dipungkiri lagi jika kerupuk merupakan salah satu makanan yang sangat mudah melempem atau tidak renyah jika terlalu lama didiamkan pada lingkungan terbuka. Oleh karena itu, simak tips di bawah ini dan lakukan implementasi pada kerupuk amplang Anda agar tahan lama dan tetap renyah.

  1. Simpan kerupuk amplang pada toples atau wadah yang kedap udara.
  2. Jangan membuka wadah tempat menyimpan kerupuk amplang terlalu lama.
  3. Tutup wadah kerupuk amplang sesegera mungkin setelah selesai mengambil kerupuk amplang.

Setidaknya minimal lakukan tiga tips di atas agar rasa renyah kerupuk amplang bisa bertahan lama. Kerupuk yang tidak renyah tentu akan mengurangi cita rasanya saat dinikmati. Selain itu, kerupuk yang sudah tidak renyah juga menunjukkan jika kerupuk tersebut tidak disimpan dengan baik dan benar.

Perkembangan Industri Amplang

Kerupuk amplang dapat disajikan pada acara-acara keluarga, sebagai oleh-oleh kerabat di kala hari raya, dan juga sebagai camilan sehari-hari. Harganya yang cukup terjangkau dan rasanya yang enak dengan didominasi rasa gurih, menjadikan kerupuk amplang ini menjadi salah satu oleh-oleh yang sering dicari.

Walaupun amplang adalah makanan khas dari Samarinda, akan tetapi saat ini sudah tersebar hampir di seluruh Indonesia. Contohnya saja di stasiun Daerah Istimewa Yogyakarta. Di sana banyak toko oleh-oleh yang menjual amplang.

Walaupun banyak toko atau tempat yang menjual amplang, tidak dapat dipungkiri jika mencari amplang di kota Yogyakarta cukup sulit karena penjualannya yang begitu signifikan. Namun, Anda tidak perlu khawatir akan hal itu karena pada artikel ini sudah saya sajikan resep dan cara membuat amplang secara sederhana yang dapat Anda coba di rumah.

Amplang ini biasanya diproduksi oleh industri rumahan atau biasa disebut sebagai industri rumah tangga. Semakin banyak orang yang menyukai amplang maka secara tidak langsung hal itu memberikan dampak positif terhadap penambahan lapangan pekerjaan. Hal itu didasari dengan adanya keperluan tenaga kerja yang lebih banyak untuk memenuhi permintaan konsumen.

Distribusi Amplang

Baru-baru ini, salah satu amplang yang diproduksi oleh perusahaan di provinsi Kalimantan Timur sudah berhasil menjamah pasar di Taiwan. Hal ini tentu menjadi suatu kebanggan tersendiri bagi Indonesia karena salah satu makanan tradisionalnya dapat sampai di pasaran luar negeri.

Suksesnya produk amplang yang sampai diekspor ke luar negeri tentu harus terus didukung oleh banyak pihak, terutama pemerintah. Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan, pemerintah dapat memberikan berbagai bantuan, baik berupa dana ataupun kemudahan dalam melakukan eskpor produk.

Untuk efisiensi dan efektivitas produksi amplang dalam skala besar, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan. Seperti misalnya faktor bahan baku, faktor peralatan kerja, dan faktor tenaga kerjanya.

Pada faktor peralatan kerja diperlukan peralah kerja yang mumpuni, baik saat tahap pra, proses, maupun pasca. Salah satu alat yang dapat digunakan untuk efisiensi proses penggorengan amplang dalam skala besar, dapat digunakan alat deep fryer yang akan mempermudah proses produksi amplang.

Kesuksesan produk amplang ini tentu saja dapat dijadikan motivasi bagi pengusaha kuliner di Indonesia karena sebagaimana yang sudah diketahui jika setiap daerah di Indonesia memiliki makanan khas atau makanan tradisionalnya. Seperti makanan khas Jogja, makanan khas Medan, makanan khas Samarinda, dan masih banyak lagi.

Demikian artikel saya  tentang cara membuat amplang enak dan anti gagal. Semoga bermanfaat.