Categories
Uncategorized

Panduan Bisnis Ayam Potong Agar Menghasilkan Keuntungan Maksimal

Jenis usaha peternakan yang tidak kalah menjanjikan adalah bisnis ayam potong atau ayam pedaging. Bisnis ini memiliki peluang yang cerah. mengingat kebutuhan masyarakat akan daging ayam masih sangat tinggi, bahkan meningkat pada waktu-waktu tertentu.

Produk dari ayam potong bisa dijadikan beranekaragam makanan. Juga digunakan sebagai usaha kuliner, baik usaha kiliner makanan berat maupun usaha makanan ringan. Begitu luasnya pangsa pasar ayam potong, menjadikan bisnis ini menarik untuk dilakukan.

Ayam potong atau sering disebut ayam pedaging, juga dikenal sebagai ayam broiler merupakan jenis ayam ras yang dapamamput tumbuh berkembang cepat dibandingkan dengan jenis ayam kampung biasa. Bisa dipanen memasuki umur 1 bulan dengan berat sekitar 2 kg.

Bisnis ayam potong ini tidak hanya bisa digunakan sebagai usaha sampingan semata, namun bisa anda jadikan sebagai penghasilan tetap. Sebab dapat menghasilkan omzet yang sangat menggiurkan.

Namun dalam bisnis ayam potong ini harus memperhatikan hal-hal yang akan mempengaruhi jalannya bibis ini. Budidaya ayam potong berbeda dengan budidaya ayam kampung biasa. Perlu perlakuan khusus agar ayam potong bisa tumbuh dengan baik dan terjaga kesehatannya.

Panduan Bisnis Ayam Potong

bisnis ayam potong

Pastinya dalam berbisnis yang berkaitan dengan makluk hidup seperti ayam potong ini tidak boleh dilakukan sembarangan. Anda harus mengetahui cara yang tepat menjalankan bisnis ayam potong agar bisa menhasilkan keuntungan bagi anda.

Nah, berikut adalah cara bagaimana memulai dan menjalankan bisnis ayam potong potong agar menghasilakan keuntungan yang maksimal.

1. Menentukan Lokasi Kandang

Kandang merupakan kompenen pertama yang harus anda persipkan. Pemilihan lokasi kandang akan berpengaruh terhadap usaha anda kedepannya. Kandang untun budidaya ayam potong bisanya menggunakan tipe panggung dan melantai atau litter.

Kedua tipe kandang tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Misalnya kandang tipe panggung lebih bersih, sebab kotoran ayam langsung jatuh ke tanah.

Namun proses pembuatan kandang panggung lebih susah dengan biaya lebih mahal daripada kandang tipe melantai. Sedangkan tipe kandang melantai atau litter proses perawatannya lebih kompleks.

Karena setiap selesai satu kali masa panen, kandang harus diganti sekamnya dengan yang baru atau bisa dikeringkan dan dipakai kembali. Kemudian setelah sekam diganti, kotoran-kotoran ayam yang mengendap juga harus dibersihkan.

Selain menentukan tipe kandang, perlu juga memperhatkan lokasi kandang. Lokasi kandang baik adalah lokasinya jauh dari pemukiman penduduk, dekat sumber air, dan tentunya mudah diakses.

Selain itu kandang yang bagus untuk ayam potong adalah kandang yang vertilasi udaranya mencukupi serta suhu kandang sesuai dengan usia ayam.

Ayam potong usia 1-7 hari suhu kandang sekitar 32-34 celsius, ayam usia 8-14 hari suhu sekitar 27-29 celsius, ayam usia 15-21 hari suhu sekitar 25-26 celsius, usia 21-28 hari suhunya 23-23  celcius, dan usia 29-35 hari suhunya sekitar 21-23 celcius.

2. Pemilihan Bibit

bisnis ayam potong

Untuk memulai bisnis ayam potong yang harus mendapat perhatian lebih adalah pemilihan bibit ayam potong yang baik. Jika anda salah dalam memilih bibit ayam potong, alih-alih ingin untung, malah bisa jadi rugi besar.

Pemilihan bibit ayam berpengaruh terhadap berhasil tidaknya bisnis ternak. Jika dilihat dalam pembiayaan modak ternak ayam potong, bibit ayam memiliki beban kurang lebih 20% dari total biaya selain pakan dan lain-lain.

Dan bibit ayam memiliki andil lebih dai 60% dalam bisnis ayam potong ini. Hal inilah yang perlu menjadi pertimbangan dalam pemelihaaran yang akan anda jalani.

Lebih menunda membeli bibit ayam daripada asal-asalan membeli bibit yang belum diketahui kualitasnya. Belilah bibit pada agen yang terpercaya dalam bidangnya dan seleksi kembali bibit ayam sebelum di masukkan kandang.

Mengetahui bibit ayam yang unggul bisa dilihat dari ciri-ciri fisiknya. Bibit yang unggul seperti bentuk tubuh yang bulat, lincah , mata jernih, dan anus bersih, sera bulu-bulunya tidak cacat.

Berikut ciri-ciri bibit ayam yang bagus untuk bisnis ayam potong :

  • Bobot per ekor minimal 37 gram
  • Kondisi fisik yang sehat dan tidak terdapat kelainan
  • Warna bulu seragam dan kering
  • Serta jaminan kematian doc maksimal 2%

3. Pakan untuk Bisnis Ayam Potong

Pakan menjadi poin yang penting dalam bisnis ayam potong. Keberhasilan peternakan ayam juga ditentukan oleh pemberian pakan. Kemudian diberikan vaksin dan vitamin. Jika pemberian pakan tidak memenuhi standar peternakan tidak akan produktif.

Ayam yang berbobot dan bertambah dagingnya dengan pesat disebabkan oleh pemeberian nutrisi pakan yang tercukupi. Jadi dalam pemberian pakan jangan asal banyak dan kenyang, namun juga harus terpenuhi kandungan nutrisinya.

Nutrisi dalam pakan ayam bisa membuat ayam tumbuh sesuai dengan umurnya. Contoh pakan ayam potong yang bernutrisi seperti tepung, pelet, crumbles, dan pakan dari pabrik yang terjamin kualitasnya. Bisanya pakan yang berkualitas didalamnya mengandung karbohidrat, vitamin, lemak, protein.

Pemberian pakan ayam potong dilakukan dua kali sehari, pagi dan sore. Jangan sampai ayam kekurangan pakan karena akan berpengaruh pada pertumbuhan ayam potong. Semakin bergizi san berkualitas pakan ayam yang diberikan, semakin baik juga hasil panen yang diperoleh.

4. Vaksin

Poin selanjutnya yang tidak kalah penting dalam bisnis ayam potong adalah pemberian vaksin. Pemberian vaksin pada ayam potong biasanya hanya dilakukan dua kali dalam satu kali periode pemeliharaan. Vaksinasi dilakukan ketiuka ayam berumur 4-5 hari, kemudian pada umur 21 hari.

Vaksinasi merupakan salah satu langkah awal dalam upaya pecegahan serangan penyakit terhadap ayam potong. Dengan vaksinasi diharapakan mampu menguatkan daya tahan tubuh ayam potong, sehingga mencegah bisnis ayam potong terserang penyakit.

Dalam prakteknya pemberian vaksin, terdapat beberapa jenis vaksin yang bisa digunakan serta caranya pun berbeda. Saat pertama kali vaksinasi dilakukan dengan cara tetes mata. Sedangkan vaksinasi tahap kedua dilkaukan dengan cara suntik di bagian dada.

Jenis vaksin yang biasanya diberikan ke ayam potong adalah vaksin ND/tetelo, ND Stain B1, dan ND lasotta. Pemberian vaksin atau vaksinasi tidak boleh dilakukan dengan sembarangan, harus memperhatikan beberapa hal.

Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan saat vaksinasi :

  • Vaksin masik layak pakai, belum kadaluwarsa. Jenis, dosis, dan waktu pemberian vaksi harus tepat.
  • Ayam potong yang akan di vaksin pastikan dalam keadaan sehat, vaksin tidak boleh diberikan pada yam sakit.
  • Lakukan vaksinasi pada saat suhu udara dibawah 29˚C. Jangan pernak melakukan vaksinasi diatas suhu tersebut
  • Sebaiknya gunakan wadah yang terbuat dari plasitik, jangan gunakan wadah berbahan logam.
  • Gunakan air bersih dan segar, pH 6.5 – 7.5, bebas desinfektan dan klorin.
  • Cucu wadah vaksin dengan air bersih, tanpa mengandung desinfektan ataui klorin.
  • Orang yang memberikan vaksin harus terlatih, prosedur dan tata cara vaksinasi harus diikuti dengan benar.
  • Untuk mengurangi stress setelah vaksinasi berikan suplemen ayam potong atau multivitamin.

5. Pemeliharaan Ayam Broiler

bisnis ayam potong

Setelah melaksanakan semua panduan bisnis ayam potong yang telah disebutkan dengan baik, kadang ada saja yang tidak sesuai yang diharapkan. Maka dari anda harus memperhatikan konsisi ayam setiap waktu.

Ketika bibit ayam baru datang, biasanya kondisinya akan lemas. Karena capek dalam perjalanan, apalagi kalau perjalannnya jauh. Untuk mengembalikan kondisi ayam, anda biasa memberinya vitamin seperti Viterna Plus agar ayam kembali segar.

Cara pemberian pakan ayam potong bisa langsung ditaburkan pada lantai kandang. Namun sebelumnya berikan alas pada lantai kandang misal dengan koran, kertas, ataupun karton. Alas koran atau karton tersebut diganti setiap tiga hari sekali atau ketika alas dirasa sudah basah dan lembab.

Selalu perhatikan suhu kandang, untuk mengetahui apakah sushu kandang sesuai dengan ayam. Anda bisa mempertikan tingkah laku atau pola ayam dalam kandang. Jika suhu terlalu dingain biasanya ayam akan bergerombol.

Sedangkan jika ayam merasa suhu terlalu panas, ayam akan menjauh dari lampu. Bisnis ayam potong rentan terhadap penyakit, ayam setiap saat bisa mengalami sakit. Perhatikan apakah ada ayam yang mengalami gejala sakit atau tingkah yang aneh.

Jika ada makan pisahkan ayam tersebut dari kawanan, agar tidak menular ke ayam lainnya. Jika perlu, vaksinasi ayam supaya kembali sehat.

Yah itulah panduan bagaimana cara memulai bisnis ayam potong yang penting untuk diperhatikan. Khususnya bagi anda yang masih pemula dalam usaha peternakan. Semoga artikel ini bisa membantu anda dalam bisnis ayam potong.