Cara Menjadi Pengusaha Muda yang Sukses

cara-menjadi-pengusaha-muda

Pada kesempatan ini saya akan sedikit memberikan ilmu mengenai cara menjadi pengusaha muda. Menjadi pengusaha merupakan hal yang kebanyakan di impikan oleh banyak orang, terlebih kamu yang masih berjiwa muda. Berikut cara menjadi pengusaha muda :

1. Pilih jenis bisnis yang sesuai dengan minatmu

Terdengar klasik memang, namun usaha yang dijalankan sesuai minat terbukti lebih tekun untuk dijalankan. Ketertarikan dengan suatu hal membuat kamu akan tetap berenergi untuk mengeksplor lebih dalam tentang hal tersebut.

Misalnya, kamu sangat senang dengan dunia traveling, rasanya setiap hari ingin selalu menarik koper untuk menjelajah tempat-tempat baru dan mengumpulkan informasi tentang destinasi wisata dan akomodasi terkait tempat baru tersebut.

Memutuskan untuk menjalankan usaha di bidang jasa tour dan travel sangat tepat untuk minatmu. Bayangkan saja, kamu bisa membuat dan menawarkan paket liburan menarik dan hemat untuk calon customermu dengan penuh energi karena kamu menyukai hal tersebut.

2. Maksimalkan fungsi social media

Jangan hanya membagi cerita cintamu di social media, sudah saatnya kamu juga menyebarkan informasi tentang bisnis yang kamu rintis di sosial media. Saat ini, cara tercepat membuat bisnismu jadi jadi bahan pembicaraan semua orang adalah dengan memanfaatkan social media.

Buat semua orang kenal dengan produk ataupun jasa yang kamu tawarkan sehingga orang-orang akan langsung ingat produk atau jasa yang kamu tawarkan ketika mereka butuh.

Selain itu, jika kamu aktif di social media maka akan banyak pula sesama pengguna social media yang akan mempromosikan bisnismu di akun mereka.

3. Pilih metode pendanaan usaha yang cocok

Jika kamu sudah siap dengan bisnis yang kamu minati maka saatnya kamu membuat financial plan untuk bisnismu. Apakah akan dibiayai oleh tabunganmu, patungan dengan teman atau mendapatkan pinjaman dari keluarga terdekat.

Bisnis yang berjalan lancar ke depan tentu didorong dengan pendanaan yang disusun dengan baik pula. Kamu dapat menyusun biaya apa saja yang akan dikeluarkan untuk memulai bisnismu dan sumber dananya.

Tidak usah pusing dengan biaya yang sudah pasti dikeluarkan untuk memulai suatu bisnis, karena nantinya dana yang kamu keluarkan di awala tentu akan kembali beserta keuntungan kalau kamu dapat menyusun rencana keuangan dengan baik untuk bisnismu.

Tidak perlu khawatir dengan sumber dana karena banyak bisnis yang dimulai dengan modal awal yang kecil. Kamu juga dapat bekerja sama atau patungan dengan teman yang minatnya sama dengan kamu selain bisa menambah semangat untuk menjalankan bisnis bersama, kamu dan temanmu juga dapat menangani pendanaan bisnis bersama.

Jangan lupa, saat ini juga sedang tren pendanaan bisnis dengan ‘crowdfunding’ dan juga peer-to-peer lending yang mulai merambah Indonesia.

4. Inovasi mengikuti zaman

Sebuah bisnis haruslah memiliki inovasi. Sekalipun sudah memiliki target konsumen, tapi Anda harus pintar melihat peluang untuk membuat bisnis semakin maju. Maka dari itu, pintar-pintar lah melihat peluang di setiap zaman.

Perkembangan zaman yang semakin pesat terutama di bidang teknologi, menuntut Anda untuk terus memenuhi rasa keingintahuan dan konsumen yang selalu menunggu-nunggu ide baru apa yang akan dituangkan dalam bisnis Anda.

Hal ini sangat harus diperhatikan apabila target pasar Anda adalah anak muda dan kalangan remaja, karena target pasar ini sangat mudah terpengaruh oleh hal-hal baru yang muncul.

5. Tetap fokus

Fokus terhadap bisnis yang dijalani dan dikembangkan akan membantu Anda untuk mampu membuat bisnis maju dengan pesat. Banyak pebisnis awam yang cepat puas, sehingga jika satu bisnis sudah dirasa cukup bagus, maka akan membuka bisnis yang baru lagi.

Hal ini tidak baik karena akan membuat pikiran Anda terpecah belah sehingga tidak fokus untuk memajukannya. Hati hatilah, karena justru hal ini akan membuat bisnis Anda berantakan.

Itulah beberapa cara menjadi pengusaha muda yang sukses yang menjadi referensi kedepannya , semoga artikel ini bermanfaat.

Tempat Dokumen Penting yang Aman

tempat-dokumen-pentingPada kesempatan kali ini saya akan sedikit memberikan informasi mengenai beberapa tempat dokumen penting yang sekiranya aman untuk menyimpan dokumen kamu. Menyimpan dokumen penting merupakan hal krusial yang patut menjadi perhatian.

Diperlukan tempat penyimpanan yang aman guna mencegah berbagai risiko, mulai dari kehilangan akibat pencurian ataupun musibah kebakaran atau banjir. Berikut tempat menyimpan dokumen penting yang bisa kamu gunakan untuk menyimpan dokumen penting dirumah:

1. Brankas besi

Jika keamanan dokumen merupakan prioritas utama, maka brankas bisa menjadi alternatif perabot penting yang harus dimiliki. Brankas besi ada yang memakai sistem keamanan manual dengan kunci fisik saja, ada juga tipe yang digital dengan memakai kode rahasia.

Kode ini bisa diberikan pada siapa saja yang dipercaya untuk membuka aksesnya. Brankas besi dengan jenis kode akses ini dioperasikan menggunakan baterai.

Namun tetap diberikan kunci fisik manual sebagai antisipasi jika tidak ada pengguna yang ingat kode aksesnya. Kunci fisik yang juga disebut kunci darurat bisa dijadikan sebagai alternatif pembuka jika baterai habis.

2. Brankas tahan api

Bicara antisipasi musibah, brankas tahan api dan air bisa jadi pilihan. Jenis ini bisa ditempatkan di rumah atau kantor dengan daya tahan terhadap api bisa mencapai 1 jam dan tahan terhadap air hingga kedalaman 20 sentimeter (cm) selama 24 jam.

Selain itu, brankas jenis ini juga memiliki ketahanan terhadap benturan hingga 4,5 meter dalam kondisi pintu tertutup. Sedangkan untuk akses keamanan, selain kunci fisik dan digital dengan kode akses, bisa memilih akses brankas dengan identifikasi biometrik.

Identifikasi biometrik yaitu menggunakan bagian dari tubuh untuk dideteksi oleh alatnya. Sejauh ini, ada model identifikasi sidik jari (fingerprint dual biometric) namun tetap dibarengi dengan kunci tubular (kunci manual terbuat dari besi)

3. Brankas kedap udara

Dengan pilihan kapasitas ruang yang beragam, brankas kedap udara bisa diandalkan untuk menyimpan dokumen. Ada ruang brankas 1 lantai, ada juga yang 2-3 lantai. Untuk yang ingin menyimpan gadget agar tidak mudah berjamur atau jatuh dan rusak, bisa mengandalkan tipe dry box.

Di samping bermanfaat untuk menjaga keutuhan material dokumen, brankas kedap udara juga bisa diandalkan untuk menyimpan barang-barang berharga seperti emas, gadget, dan sejenisnya.

Untuk kunci akses, brankas jenis ini ada yang menggunakan kunci mekanis yaitu berupa tuas putar yang berisi kombinasi kode yang dibuat dan disimpan pengguna. Cocok bagi yang butuh keamanan berlapis dalam melindungi harta fisik.

4. Laci

Jika belum memutuskan memiliki brankas, bisa menggunakan laci sebagai penyimpanan. Dengan ruang yang lebih banyak dan kapasitas relatif lebih besar dari brankas, pengguna bisa menempatkan lebih banyak barang yang hendak disimpan.

Dari segi material, laci terdiri beberapa pilihan. Bisa terbuat dari plastik bermotif anyaman, kayu ataupun besi. Untuk menyimpan dokumen dan barang berharga, perlu memastikan secara rutin kondisi barang-barang tersebut

4. Laci organizer

Masih tentang laci yang terdiri dari beberapa kompartemen, yang bisa untuk menyimpan dokumen dan barang berharga lainnya. Beberapa terbuat dari kayu dengan material MDF (Medium Density Fiber), olahan kayu berupa papan dengan permukaan yang halus.

Bahan ini kuat dan relatif awet. Selain itu, secara estetika, laci jenis ini bisa jadi favorit Anda karena bergaya rustic minimalis.

Itulah beberapa tempat dokumen penting yang bisa kamu gunakan untuk menyimpan dokumen penting agar terhindar dari kerusakan ataupun pencurian dokumen penting.

Cara Menabung di Rumah dengan Aman

Cara-menabung-dengan-amanPada kesempatan kali ini, saya ingin memberitahu bagaimana cara menabung di rumah dengan aman. Mungkin dari sebagian orang lebih memilih untuk menyimpan uangnya di bank dengan alasan lebih aman. Tidak hanya aman dari pencuri, tetapi juga aman dari ‘tangan nakal’ pemiliknya dalam menghabiskan uang.

Sayangnya, menyimpan uang di bank tidaklah gratis. Ada biaya administrasi yang harus dibayar, dan biaya ini akan otomatis memotong saldo di dalam rekening tabungan. Bagi seseorang yang tidak rela tabungannya dipotong setiap bulan, orang tersebut memilih untuk menyimpan uangnya di rumah.

Apakah Anda termasuk dalam tipikal orang ini? Jika memang demikian, tidak perlu malu. Sebab menyimpan uang di rumah tidak kalah amannya dengan di bank. Ada beberapa cara menyimpan uang yang bisa dilakukan agar uang tetap aman. Seperti apa? Yuk, simak di bawah ini!

1. Simpan di dalam brankas

Brankas ada di posisi pertama. Tempat penyimpanan berbentuk kotak atau persegi ini dinilai cukup aman karena dilengkapi dengan kata sandi. Siapapun tidak bisa mengambil apa yang ada di dalamnya kalau tidak mengetahui kata sandi dari brankas.

Selain kata sandi, beberapa brankas juga dibuat dari material yang cukup sturdy atau kokoh sehingga brankas tidak mudah dihancurkan begitu saja. Jika ingin menyimpan semua harta benda di dalam brankas, sebaiknya pilih material yang kuat.

Simpanlah brankas di tempat yang aman, seperti lemari, sehingga tidak mudah dilacak oleh orang-orang jahat yang ada di luar sana. Jaga pula keamanan sandi agar brankas tidak mudah dibobol.

2. Sela-sela Tumpukan Pakaian di Lemari

Hari gini masih ada yang menyimpan uang di sela-sela tumpukan pakaian? Tentu masih ada, ya! Meski cara ini terkesan kolot atau sangat tradisional, tetapi bisa dikatakan cukup aman untuk menyimpan beberapa lembar uang.

Hal ini dikarenakan hanya sebagian orang yang aware atau kepikiran untuk melacak lemari pakaian seseorang saat mencuri. Meski terbilang aman, tetapi jumlah uang yang bisa disimpan di sela-sela pakaian sangatlah terbatas.

Apabila jumlahnya terlalu banyak, tumpukan kain akan terlihat berbeda dari tumpukan lainnya. Hal ini akan menimbulkan kecurigaan saat orang lain membuka lemari Anda.

3. Taruh di Bawah Tempat Tidur

Sama seperti cara nomor 2 di atas, cara ini juga termasuk kolot. Dan satu lagi, cara ini sedikit merepotkan karena Anda harus mengangkat-angkat tempat tidur saat ingin mengambil uang. So, cara ini tidak cocok bagi yang membutuhkan uang dalam waktu dekat ini.

Tetapi jika benar-benar ingin menyimpan uang, cara ini sangat cocok dipraktekkan. Simpan di sisi tempat tidur yang paling aman. Usahakan agar tidak ada satu orang pun yang mengetahui tempat penyimpanan ini. Jika orang lain sampai tahu, uang Anda bisa lenyap dalam sekejap mata.

4. Simpan dalam Bentuk Emas

Menyimpan uang tunai sangat praktis, tetapi sangat berisiko terhadap laju perekonomian. Jika terjadi inflasi besar-besaran, maka nilai tukar uang akan semakin rendah. Untuk meminimalisir risiko ini, bisa membelanjakan sebagian besar uang untuk membeli emas.

Emas merupakan salah satu instrumen investasi yang kebal terhadap laju inflasi. Kalaupun terjadi inflasi, nilai jual emas justru akan semakin bertambah. Sehingga total keuntungan yang bisa didapat sangat besar ketika menjual emas-emas tersebut.

Tetapi, emas yang dijadikan investasikan sebaiknya berbentuk emas batangan bukan emas perhiasan. Ketika emas perhiasan dijual, Anda harus menanggung biaya pembuatan emas sebesar 15%-20% dari harga jual emasnya.

Itulah beberapa cara menabung di rumah dengan aman yang bisa kamu lakukan agar tabungan yang ada dirumah kamu aman, semoga artikel ini bermanfaat.

Cara Beli Saham BCA

Pada kesempatan ini, saya akan menjelaskan bagaimana cara beli saham BCA. Bagi kalian yang mungkin ingin berinvestasi saham di BCA, perlu kalian ketahui bahwa ada beberapa poin-poin penting yang wajib kalian simak pada pembahasan kali.

Salah satu perusahaan perbankan yang paling diminati ialah PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dengan kode emiten BBCA. Kamu bisa juga membeli saham Bank BCA tersebut.

Kamu semua pastinya sudah mengenal Bank BCA, di mana mayoritas masyarakat Indonesia menggunakan fasilitas Bank BCA tersebut untuk transaksi perbankan sehari-hari (daily banking). Selain menggunakan fasilitas dari Bank BCA, kamu juga dapat menjadi pemilik dari saham Bank BCA tersebut.

Investasi memang bisa dikatakan akan sangat membantu dalam hal keuangan, akan tetapi harus dilakukan dengan hati-hati. Menabung memang salah satu hal yang cuku penting bagi kehidupan setiap orang.

Selain kita dapat belajar untuk berhemat, kita juga dapat belajar mengenai cara mengatur keuangan yang baik. Sehingga nantinya ketika kita dalam keadaan susah atau kesulitan kita masih dapat mengatasinya dengan mudah karena kita memiliki sejumlah tabungan atau bisa dikatakan investasi.

Berbicara mengenai saham, Saham sendiri merupakan kepemilikan suatu perusahaan, artinya kalau kita membeli saham maka kita juga memiliki sebagian dari perusahaan tersebut tergantung persentase kepemilikan kita.

Jika perusahaan bertumbuh, maka nilai saham kita juga akan naik. Pun sebaliknya, jika merugi juga akan turun nilainya. Maka dari itu penting untuk berinvestasi di perusahaan yang tepat agar terhindar dari resiko.

Keuntungan dari tabungan saham berasal dari capital gain (selisih antara harga saham pada saat membeli dan pada saat menjual) dimana keuntungan capital gain ini bergantung pada pergerakan harga di pasar saham dan juga keuntungan dari dividen yang diberikan oleh emiten saham tergantung dari performa kinerja perusahaan tersebut.

Menabung di saham cukup mudah,tinggal menghubungi perusahaan sekuritas atau broker untuk saham yang terdekat di kota kita kemudian buka rekening di sana. Salah satu contoh perusahaan sekuritas yang resmi dan legal di Indonesia adalah BCA Sekuritas..

Nah bagi kalian para investor pemula yang ingin menabung saham di Bank BCA, ada beberapa cara beli saham BCA yang dapat kalian simak pada pembahasan kali ini, yaitu bagaimana cara beli saham BCA melalui software online trading.

1. Membuka Akun Saham

Apabila kamu belum memiliki akun saham, maka kamu harus membuka akun saham terlebih dahulu. Kamu tidak harus datang ke kantor sekuritas, cukup membukanya melalui aplikasi website masing-masing sekuritas tanpa harus datang langsung ke kantor sekuritas pada umumnya.

2. Beli saham Berkode BBCA

Untuk membeli saham BCA, kamu perlu membuka aplikasi trading saham dan kemudian pilih tab “cari” ketikan kode saham BBCA lalu pilih klik tombol Beli.

3. Tentukan Jumlah

Tentukan jumlah harga saham yang akan kamu beli dan juga jumlah lot saham. Klik beli, kemudian kamu sudah bisa memiliki saham BCA tanpa terasa asalkan danamu cukup. Oh iya, jika kamu memilih saham BCA di harga penawaran (Ask) kamu akan langsung mendapatkan sahamnya.

Apabila kamu ingin membeli saham BCA pada harga yang rendah, maka kamu bisa mengantri pada harga “Bid” dan menunggu antrean untuk mendapatkan saham dengan harga yang kamu inginkan.

4. Menganalisa grafik saham BCA sebelum membeli

cara-beli-saham-BCASebelum membeli saham, tentunya kamu harus menganalisa dahulu pergerakan sahamnya melalui grafik. Carilah menu chart pada software saham kamu, lalu ketikkan kode saham BBCA, maka akam muncul grafik saham BBCA.

Itulah panduan bagaimana cara beli saham BCA yang harus kamu lakukan, agar tidak terjadi kesalahan saat membeli saham. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terimakasih.

Panduan belajar saham untuk pemula

Belajar-saham-untuk-pemulaPada kesempatan kali ini saya ingin menyampaikan mengenai bagaimana belajar saham untuk pemula. Seorang pemula biasanya menghindari melakukan trading saham karena dua hal yaitu malas melihat harga saham setiap hari dan takut belajar analisis gambar. Akibatnya mereka mengambil jalur yang “katanya” investasi, long term. Tetapi tidak secara kaffah atau totalitas. Masalahnya muncul disini, akan sangat baik bila Anda konsisten investasi. Tapi jika alasannya takut belajar trading, maka itu salah. Maka dari itu agar tidak memiliki sudut pandang seperti itu, berikut  cara belajar saham untuk pemula :

1. Pilih sekuritas dengan biaya transaksi kecil

Dalam investasi saham, kita diharuskan membuka rekening efek (rekening dana nasabah) yang difasilitasi oleh perusahaan-perusahaan sekuritas ini. Setelah rekening itu jadi, kita harus top-up uang kita ke rekening efek. Uang di rekening efek itulah yang nantinya berfungsi layaknya e-money. Dengan uang itulah kamu bisa membeli saham-saham yang kamu inginkan secara online.

Biaya transaksi adalah biaya pembelian dan penjualan saham. Biaya ini bakal jadi sumber pendapatan perusahaan broker yang bersangkutan.

Sebut saja, ada sekuritas yang menerapkan biaya 0,19 persen untuk pembelian dan 0,29 persen untuk penjualan. Ada juga yang 0,15 persen pembelian dan 0,20 penjualan, dan lain sebagainya.

2. Mulai dari nominal kecil

Trading saham merupakan salah satu investasi berisiko tinggi, tidak semua orang cocok di bidang itu. Oleh karena itu, kita harus tahu terlebih dulu apakah Anda cocok di bidang tersebut atau tidak. Setelah beberapa waktu dijalani dan tidak merasa cocok, kenapa harus diteruskan? Lain ceritanya kalau merasa nyaman trading meskipun masih mengalami kerugian di tahap belajar, tidak ada salahnya pembelajaran saham berlanjut.

3. Tentukan mau jadi trader atau investor

Tips belajar saham untuk pemula yang keenam, kamu harus menentukan mau menjadi seorang trader atau investor. Trader sendiri memiliki sifat mencari keuntungan dari harga yang kadang bisa naik atau turun dalam waktu yang relatif singkat.

Sementara itu, kalau jadi investor, kamu disarankan menyimpan saham dalam waktu yang lama dan memanen keuntungannya di kemudian hari. Banyak orang mengalami kerugian karena labil menentukan pilihan mau menjadi trader atau investor.

4. Disiplin dalam melakukan stop-loss

Jika ternyata harga saham yang kamu beli mengalami penurunan, kamu perlu tenang dan gak usah panik. Namanya juga investasi saham, kerugian itu pasti ada. Kuncinya cuma satu yaitu sabar. Sebab harga saham yang kamu beli pasti akan naik lagi kok selama itu adalah saham yang punya prospek bisnis cerah.

Ketika melihat portofolio kita merah, maka lakukan peninjauan terhadap emiten yang bersangkutan dengan seksama. Bila penurunan disebabkan karena faktor fundamental keuangan, jangan ragu untuk stop loss.

“Jika (tidak stop-loss) dan emiten akhirnya bangkrut, kerugian yang terjadi akan semakin besar ketimbang sedari awal sudah disiplin melakukan stop-loss,” demikian pernyataan Pakar Pasar Modal dan Peneliti di Bursa Efek Indonesia (BEI), Poltak Hotradero kepada Lifepal.

5. Pilih investasi saham jangka panjang atau jangka pendek

a. Cara investasi saham jangka panjang

Intinya, tiap bulan kamu top up saja sahamnya sesuai bujet. Terlepas dari apakah harganya lagi naik atau turun, yang penting kapitalnya besar. Tapi kalau turunnya drastis ya tentu saja enak untuk diborong. Menurut Lifepal, tiga tahun sejatinya sudah tergolong jangka panjang. Mengapa? Karena sekarang dunia sudah memasuki era digitalisasi dan keterbukaan informasi, berita-berita online yang muncul secepat kilat tentunya bisa mempengaruhi sentimen yang muncul di pasar modal.

b. Cara investasi saham jangka pendek

Nah kalau yang ini memang agak berisiko, dan pastinya lebih melelahkan. Mengapa demikian? Karena seorang investor jangka pendek harus tahu batas rendah harga saham yang ingin dia incar. Oleh karena itu, selain memantau informasi seputar industri di portal berita, dia juga harus mencermati tren fluktuasi harga saham yang dia incar.

Itulah panduan belajar saham untuk pemula yang bisa kamu lakukan sebagai acuan untuk memulai menjadi investor atau trading, semoga artikel ini bermanfaat.