Cara Merawat Ikan Gurame Agar Memperoleh Hasil Panen Maksimal

Salah satu yang perlu diperhatikan dalam budidaya ikan gurame yaitu bagaimana cara merawat ikan gurame. Dikarenakan bagaimana cara merawat ikan gurame lah yang berpengaruh pada hasil panen nantinya.

Cara budidaya ikan gurame akhir-akhir ini memang sedang dicari-cari. Dikarenakan budidaya ikan gurame bisa menjadi pilihan yang tepat dalam memulai usaha. Permintaan terhadap ikan air tawar hampir tak pernah surut. Karena memang kebutuhan ikan air tawar adalah untuk konsumsi harian, sehingga selalu laris di pasaran. Yuk kita simak bagaimana cara merawat ikan gurame yang baik dan benar.

Cara Merawat Ikan Gurame

cara merawat ikan gurame

Untuk Ikan Gurame Dewasa

1. Perairan yang tenang untuk ikan gurame
Ketika anda ingin merawat ikan gurame, maka ada baiknya jika anda memperhatikan kesiapan untuk memberikan tempat tinggal bagi ikan ini, memang tidak ribet namun hal ini penting untuk diperhatikan. Saat ini jika anda memang ingin membudidayakan ikan ini, ada baiknya jika anda mencari terlebih dahulu air yang tenang untuk ikan yang satu ini, sehingga ikan gurame yang anda budidayakan akan nyaman tinggal.

2. Suhu perairan yang tepat untuk ikan gurame
Sebagai salah satu jenis ikan air tawar, memang beberapa diantaranya akan membutuhkan suhu kolam yang cukup memadai untuk membuatnya nyaman, apalagi ketika anda siap untuk memberikan kolam sebagai tempat tinggalnya. Untuk saat ini ikan gurame memang mampu untuk tinggal pada suhu kolam antara 24-28 derajat celcius, jangan sampai anda memberikan suhu kolam dibawah suhu tersebut.

3. Perhatikan asupan protein pada ikan ini
Ikan gurame memang termasuk sebagai salah satu ikan yang gagah, bahkan mampu untuk hidup dengan usia yang cukup lama, sehingga menguntungkan anda ketika melakukan budidaya jenis ikan yang satu ini. Jika anda memang ingin membudidayakan ikan ini, maka ada baiknya jika anda memperhatikan terlebih dahulu asupan pada protein ikan ini, karena ikannya tidak hidup dialam bebas maka anda harus merawat.

4. Ikan ini juga membutuhkan oksigen yang cukup
Sebagian orang memang sering melakukan kesalahan, apalagi ketika memang berniat untuk melakukan budidaya ikan gurame, teruntuk pada lokasi yang dijadikan sebagai kolamnya. Untuk saat ini jika anda memang ingin membudidayakannya, cobalah untuk memperhatikan hal ini yang memang memberikan ikan anda suatu kehidupan yang tepat, dimana dengan memberikan oksigen yang cukup pada kolamnya.

Untuk Anak Ikan Gurame

1. Pindahkan telur dalam sebuah wadah
Ketika anda memang sedang membudidayakan ikan ini, pastinya anda akan ada pada waktu dimana ikan yang anda budidayakan memiliki anak, atau memiliki telur yang berhasil dikeluarkan dari hasil pemijahan. Tentunya anda tidak ingin mengalami kegagalan ketika telurnya sudah dikeluarkan, salah satu cara untuk memastikan bahwa anda tidak akan gagal, adalah dnegan memasukannya ke dalam wadah khusus.

2. Cobalah untuk memisahkan telur dari sarangnya
Ketika anda sudah memasukannya ke dalam sebuah wadah, maka cara selanjutnya yang bisa anda lakukan memang cukup mudah, dimana anda bisa memisahkan telur dari sarangnya. Perlu untuk anda ketahui bahwa telur yang anda pisahkan dengan sarangnya ini, bisa membantu untuk mempercepat proses pertumbuhan pada ikan, sehingga nantinya ikan yang anda miliki akan memberikan keuntungan lagi.

3. Masukan kembali pada air yang lebih bersih
Pemisahan telur dengan sarangnya memang harus dilakukan dengan sangat hati-hati, dimana jangan sampai telur yang anda pegang tersebut pecah ketika anda memisahkannya. Untuk proses selanjutnya ketika anda selesai pada proses pemisahan, cobalah untuk melakukan pemindahan untuk telur yang berhasil dipindahkan, anda bisa mencoba untuk menaruhnya kembali pada wadah dengan air yang bersih.

4. Berikan cairan suplemen
Setelah anda membersihkan telur dari sarangnya, meskipun dengan proses yang cukup lama karena penuh dengan perhatian yang tepat. Maka setelah memindahkannya ke dalam air yang jauh lebih bersih, maka anda bisa mencoba untuk memberikan suplemen pada wadah yang dijadikan sebagai tempat tinggalnya. Sehingga nantinya ikan yang anda miliki, bibitnya bisa selalu terjaga dengan baik lagi.

5. Telur dimasukkan ke dalam air yang ber-oksigen dan bersuhu hangat
Karena wadah yang sudah anda siapkan telah diberikan suplemen, maka langkah yang selanjutnya adala dengan memasukan sebuah oksigen pada wadah yang disiapkan. Suplemen memang mampu untuk membantu agar ikan terhindar dari larva yang bisa saja tumbuh, maka dengan memberikan oksigen dan penghangat, mampu untuk meningkatkan kemungkinan hidup pada bibit yang sudah anda siapkan itu.

Setelah mengetahui bagaimana cara merawat ikan gurame dengan baik dan benar, alangkah baiknya teman-teman langsung mengaplikasikannya. Semoga ulasan diatas dapat bermanfaat dan selamat mencoba.

Cara Menggemukan Sapi Limosin Dengan Mudah dan Praktis

Kali ini, kami akan membahas cara menggemukan sapi limosin. Sapi Limosin merupakan jenis sapi pedaging. Untuk sapi potong atau pedaging biasanya proses penggemukan sapi kurus membutuhkan waktu sekitar 4-6 bulan lamanya.

Akan tetapi, sebelum kita masuk ke pembahasan tentang cara menggemukan sapi limosin alangkah baiknya kita mengenal terlebih dahulu seperti apa sapi limosin itu.

Untuk lebih lengkap nya dapat membaca cara penggemukan sapi dengan Mudah !.

 

Sapi Limousin

cara menggemukan sapi limosin

Sapi bernama Diamond Limousine adalah sapi unggulan dari jenis sapi pedaging. Juga sudah sering dikenal menjadi daging andalan kualitas terbaik di kalangan masayarakat Indonesia. Sapi ini berasal dari Prancis termasuk dari gen jenis sapi terbesar.

Cara Menggemukan Sapi Limosin

Cara Menggemukan Sapi Kurus Dengan Kereman :

  • Sapi berada di kandang
  • Pakan dan air minum untuk ternak sapi tidak ada batasannya
  • Pakan berupa hijauan juga konsentrat
  • Sapi tidak boleh dipekerjakan
  • Pemberian obat cacing dan supplement secara rutin guna meningkatkan nafsu makan serta daya tahan tubuh
  • Lama proses penggemukan ini dilakukan selama kurang lebih 100 hari.

Manajemen Kandang untuk Cara Menggemukan Sapi Limosin

Setelah mengetahui cara penggemukan sapi dengan beberapa tips maka yang perlu kita ketahui lebih lanjut adalah manajemen kandang sapi yang efektif seperti apa. Fungsi kandang sapi potong sebagai tempat berlindung dari panas dan hujan serta membatasi ruang gerak sapi agar terjadi penimbunan daging dan lemak.

  • Persyaratan kandang sapi potong meliputi sebagai berikut:
  • Lokasi jauh dari pemukiman
  • Kandang harus lebih tinggi dari jalan untuk mencegah adanya genangan air
  • Didalamnya terdapat tempat pembuangan limbah, dan ventilasi yang cukup
  • Sumber air mudah didapat di sekitar kandang
  • Karakter dari konstruksi kandang sapi potong tersbut harus kuat dan kokoh
  • Tipe kandang sapi potong yang efektif adalah kandang ganda.
  • Dalam kandang tersebut terdapat 2 baris sapi yang saling berhadapan, kemudian dibuat gang diantaranya supaya memudahkan pemberian pakan dengan jarak kurang lebih 1,5 meter.

Resum Pakan Ternak

Pakan ternak sapi merupakan hal yang perlu diperhatikan dalam usaha ternak sapi. Dikarenakan pakan ternak sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan yang akan dialami oleh sapi tersebut.

Kebanyakan para peternak sapi memberikan rumput sebagai pakan ternak nya. Akan tetapi alangkah baiknya jika diimbangi dengan pakan ternak sapi fermentasi. Juga pakan ternak sapi yang merupakan pakan ternak sapi konsentrat. Karena kebutuhan pakan sapi juga sangat membantu hewan ternak yaitu sapi untuk menambah nutrisi dan gizi yang dibutuhkan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat memilih pakan untuk ternak sapi :

• Pakan mudah didapatkan.
• Mengandung zat gizi yang tinggi.
• Tersedia setiap waktu, harga ekonomis (jika beli).
• Dapat diganikan dengan pakan alternatif, asalkan kandungan gizi yang sama.
• Memastikan tidak beracun, tidak di palsukan, dan tidak rusak.

Hijauan merupakan makanan pokok untuk ternak yang terdiri dari dedaunan, rumput, atau kacang kacangan. Setiap hari rata-rata seekor sapi membutuhkan 10% hingga 12% pakan berupa hijau-hijauan juga pakan tambahan dari 1-2% dari bobot sapi tersebut.

Pemberian pakan hijau-hijauan diberikan sebanyak 3 kali sehari. Hal yang perlu diperhatikan selain pakannya, ternak sapi juga membutuhkan suplemen sebagai penunjang pertambahan berat badannya. Suplemen yang baik bagi ternak sapi yaitu suplemen yang bebahan dasar organik atau suplemen organik cair. Juga usahakan suplemen tersebut mengandung lima jenis bakteri yang baik.

Setelah mengetahui bagaimana cara penggemukan sapi limosin dengan beberapa macam cara dan tips diatas. Semoga dapat bermanfaat bagi teman-teman semua. Selamat Mencoba !.

 

Cara Ternak Ikan Lele yang Menjanjikan !

Cara ternak ikan lele yang mudah dan efektif memang kerap dicari oleh para pemula yang tertarik mencoba usaha ini. Ternak ikan lele memang digemari oleh para pengusaha yang tertarik di bidang budidaya ikan.

Mengapa harus Ikan Lele?

Ternak ikan lele merupakan salah satu peluang bisnis yang menguntungkan. Lele juga merupakan salah satu ikan tawar yang paling diminati oleh masyarakat di Indonesia. Cara budidaya ikan lele juga cenderung tidak terlalu susah dibandingkan ikan lainnya. Bisnis dengan cara budidaya ikan lele juga tidak sulit, dikarenakan ikan lele termasuk ikan yang mudah didapatkan dan dicari di Indonesia.

Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan yang sanggup hidup dalam kepadatan yang tinggi. Ikan lele memiliki tingkat konversi pakan menjadi bobot tubuh yang baik. Dengan karakter seperti ini, budidaya ikan lele akan sangat menguntungkan bila dilakukan secara intensif. Tentunya dengan cara budidaya ikan lele yang baik dan benar. Berikut ini cara ternak ikan lele dengan baik dan benar.

Cara Ternak Ikan Lele

1. Persiapan Kolam Tempat Ternak Ikan Lele

Terdapat berbagai macam kemungkinan tipe kolam yang bisa digunakan untuk tempat budidaya ikan lele.

Tiap dari tipe kolam memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing, jika dilihat dari usaha budidaya. Tipe-tipe kolam yang umum digunakan untuk budidaya ikan lele antaralain yaitu kolam tanah, kolam semen, kolam terpal, jaring apung dan keramba. Kali ini menggunakan jenis kolam terpal.

Budidaya ikan lele kolam terpal dapat dilakukan di rumah. Terpal menjadi media yang paling mudah didapatkan. Cara untuk menyiapkan terpal sebagai kolam ikan lele:
• Bersihkan kolam terpal terlebih dulu dengan sabun, kemudian bilas hingaa bersih dan keringkan.
• Bentangkan terpal hingga berbentuk menyerupai kolam. Agar bisa berdiri dengan tegak, terpal dapat disanggah dengan besi atau dengan membuat kolam dengan susunan batako yang dilapisi terpal
• Setelah siap, isi terpal dengan air hingga setinggi 20-30 cm
• Kemudian air yang berada di dalam terpal didiamkan selama 7-10 hari untuk pembentukan lumut dan fitoplankton, kemudian tambahkan air dengan ketinggian kurang lebih 80-90 cm
• Jika air sudah siap, masukkan beberapa irisan daun pepaya dan singkong agar mengurangi bau air kolam.

2. Pilih Bibit Unggul

cara ternak ikan lele

Kriteria benih yang akan ditebarkan harus benih yang benar-benar sehat. Kriteria benih ikan lele dapat dikatakan sehat antara lain yaitu gerakannya lincah, tidak terdapat cacat atau luka dipermukaan tubuhnya, bebas dari bibit penyakit dan gerakan renangnya normal. Untuk menguji gerakannya, tempatkan ikan pada arus air. Jika benih ikan lele tersebut dapat menantang arah arus air dan dapat bertahan menandakan bahwa gerakan renangnya baik.
Ukuran benih untuk budidaya ikan lele standar nya memiliki panjang sekitar 5-7 cm. Kemudian, usahakan ukurannya rata ini bertujuan agar ikan dapat tumbuh dan berkembang serempak. Dengan benih sesuai standar ukuran diatas, maka dalam jangka waktu pemeliharaan 2,5-3,5 bulan akan didapatkan hasil ikan lele dengan ukuran konsumsi sebesar 9-12 ekor per kilogram.

3. Penebaran Bibit Ternak Ikan Lele

Sebelum bibit mulai ditebar, pisahkan ikan lele ukuran besar dan kecil. Hal ini dilakukan agar menghindari ikan lele memakan sesama, dikarenakan ikan lele bersifat kanibal.

Kemudian dalam cara budidaya ikan lele ini adalah jangan menebar bibit secara bersamaan, dikarenakan akan membuat ikan stres dan menyebabkan kematian.

4. Pemeliharaan Ternak Ikan Lele

Di dalam cara ternak ikan lele ini terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan yakni setelah ikan lele berumur kurang lebih 20 hari yang perlu dilakukan adalah penyortiran ; pisahkan lele yang besar dan kecil dalam kolam berbeda.

Kualitas air kolam yang bagus untuk budidaya lele adalah berwarna hijau. Lele juga dapat bertahan hidup di air berlumpur, dan jika air akan berwarna merah menandakan ikan sudah dewasa (siap dipanen). Ikan lele baiknya diberi pakan tiga kali sehari pada jam 7 pagi, 5 sore, dan 10 malam. Jenis pakannya sentrat 781-1.

Keadaan kolam juga perlu diperhatikan, jangan sampai kolam tersebut dangkal yaa !.

– Tinggi kolam lele di bulan 1 adalah 20 cm
– Tinggi kolam lele di bulan kedua 40 cm
– Tinggi kolam lele di bulan ketiga 80 cm.

5. Pakan Ternak Ikan Lele

Ikan lele termasuk ke dalam golongan karnivora. Pakan ikan lele juga termasuk mudah. Pakan ikan lele sebaiknya mengandung protein tinggi, mineral, vitamin, dan gizi lainnya. Saat lele masih dalam bentuk bibit, bisa diberikan pakan berupa pelet yang dalam bentuk scrumble atau butiran.

Pakan alami bagi ternak lele tersedia di dalam kolam, seperti plankton-plankton dan cacing kecil. Tetapi tetap harus memberi pakan tambahan supaya ternak lele anda tumbuh berkembang dengan baik. Saat lele sudah agak besar, bisa diberikan pelet yang sesuai dengan ukuran tubuhnya. Juga ada pakan alternatif yang bisa diberikan untuk menghemat biaya pengeluaran pakan yaitu antaralain dengan ikan rucah, bekicot yang dicacah, campuran daun singkong dengan pelet, ataupun campuran pelet dan bekatul yang bisa didapatkan dari hasil penggilingan mesin giling sekam.

Sekian ulasan kami mengenai cara ternak ikan lele, jika ingin mengetahui ternak ikan lele untuk pemula bisa membaca Cara memelihara Ikan Lele Untuk Pemula Dijamin Berhasil !. Semoga bermanfaat.

Cara Membuat Pakan Ikan Lele dari Dedak Berhasil Sekali Coba !

Pakan merupakan salah satu komponen penting dalam budidaya ikan lele. Tidak bisa dipungkiri juga bahwa pakan dari ternak ikan lele lumayan menguras biaya operasional. Dikarenakan harga pakan pabrikan tergolong cukup mahal untuk pakan kesaharian. Para peternak berbondong-bondong untuk mencari pakan alternatif. Salah satu bahan yang sering digunakan adalah dedak. Banyak peternak yang sedang mencari cara membuat pakan ikan lele dari dedak secara mandiri.

Mengingat biaya yang dikeluarkan tergolong cukup bisa menghemat pengeluaran dibanding membeli pakan pabrikan yang menguras pengeluaran. Selain terbilang menguntungkan dari segi biaya, dari segi ketersediaan bahan dasar juga mencukupi dan mudah didapatkan.

Mengapa Dedak ?

cara membuat pakan ikan lele dari dedak

Selain menghemat pengeluaran dan mudah didapatkan. Ternyata dedak memiliki kandungan nutrisi yang mencukupi kebutuhan bagi ternak iakn lele. Alangkah baik kita berkenalan dahulu apa itu dedak?.

Dedak adalah limbah yang didapatkan hasil dari mesin giling sekam pengolahan padi menjadi beras dengan kualitas yang beragam tergantung pada varietas padinya. Dedak padi yaitu bagian dari kulit ari beras pada proses pemutihan beras. Dedak juga bisa didapatkan dari hasil penggilingan dari mesin giling sekam.

Produksi dedak padi di Indonesia tergolong cukup tinggi sebanyak 4 ton setiap tahunnya dan di setiap kuwintal padi bisa memperoleh mencapai kurang lebih 18 sampai 20 gram.

Yang mana dedak padi mempunyai kandungan serat kasar yang terbilang tinggi yaitu sebanyak 13.5 % dengan energi kurang lebih berkisar antara 1640-1890 kkal/kg.

Akan tetapi dibalik kelebihannya, pakan yang terbuat dari dedak memiliki asam amino yang tergolong rendah juga dengan kandungan mineral dan vitaminnya.

Cara Membuat Pakan Ikan Lele dari Dedak

Pakan ikan lele dari dedak termasuk cara alternatif untuk peternak untuk menunjang pertumbuhan ikan lele. Berikut adalah langkah-langkah nya, yuk langsung kita simak caranya :

1. Persiapan Cara Membuat Pakan Ikan Lele dari Dedak

Ini adalah bahan-bahan yang perlu untuk disiapkan antara lain yaitu :

Pelet 2.5 kilogram
Dedak 5 kilogram
Garam 5 sendok makan
Air 5 liter
Minyak goreng secukupnya.

2. Persiapan Wadah

Persiapkan wadah yang nantinya akan digunakan menaruh dedak dan bahan-bahan lainnya. Wadah yang dapat digunakan untuk menaruh dedak kasar atau halus yaitu ember besar untuk mencampur semua bahan yang sudah disiapkan.

3. Persiapan Bahan Tambahan

Untuk menyiapkan bahan tambahan atau campuran maka kalian bisa menyiapkan pelet digunakan untuk melembutkan tekstur dari dedak halus maupun kasar. Dianjurkan untuk menggunakan jenis pelet yang mengandung 20% protein. Dikarenakan untuk menunjang pertumbuhan nila yang mana protein sangat bekerja dalam tubuh ikan lele.

4. Tambahkan Garam

Tambahkan garam dalam campuran adonan yang sudah dipersiapkan. Manfaat dari penambahan garam berfungsi sebagai pengawet dan menjaga nutrisi di dalam bahan bahan pembuatan pakan ini. Agar nutrisinya tidak mengalami kerusakan dalam proses memasak nya. Selain itu, dengan adanya penambahan garam aroma pakannya juga terjaga.

5. Tambahkan Minyak Goreng Sayur

Kemudian tambahkan minyak goreng sayur ke dalam ember sebagai campuran adonan dari pakan lele tersebut. Manfaat penambahan minyak goreng sayur yaitu menambah aroma agar lebih menyengat dan sedap. Namun penambahan minyak goreng ini dianjurkan secukupnya saja.

6. Aduk Semua Bahan

Setelah semua bahan dijadikan satu maka campur sampai merata. Kemudian tambahkan air secukupnya, aduk sampai merata dengan perlahan sampai adonan mengental.

7. Mengukus Adonan

Langkah selanjutnya yaitu memindahkan adonan yang sudah jadi ke dalam panci untuk proses pengukusan. Kemudian, kukus adonan selama kurang lebih 1 jam. Apabila warna dari adonan sudah berubah menjadi coklat tua dan aroma sudah tercium, maka adonan sudah dapat dikatakan matang. Kemudian angkat adonan dan diamkan.

8. Siapkan Wadah Penyimpanan dari Hasil Cara Membuat Pakan Ikan Lele dari Dedak

Langkah terakhir yaitu menempatkan adonan dari pakan lele yang sudah matang dimasukkan tempat atau wadah yang mempunyai beberapa lubang kecil agar air dari pakan tersebut bisa keluar atau menguap. Setelah itu diamkan sekitar 24 jam atau selama semalaman.

Sekian ulasan kami terkait bagaimana cara membuat pakan ikan lele dari dedak. Untuk mengetahui lebih lengkapnya dengan panduan pemberiannya dapat membaca Cara Membuat Pakan Lele dari Dedak dan Panduan Pemberiannya Secara Mudah!. Semoga dapat bermanfaat dan selamat untuk mencoba tips dari kami. Terimakasih